Terobosan Baru Vivo, 13 Menit sudah Baterai Penuh

1 min read

Teknologi ini Buat Baterai Ponsel Vivo Bakal Full dalam 13 Menit
Dzargon – Salah satu flagship asal Negeri Tirai Bambu, Vivo, dikabarkan akan segera memperkenalkan teknologi terobosan terbarunya berupa baterai yang dapat terisi dengan cepat.
Melalui akun resmi Weibonya, Vivo memamerkan terknologi barunya melalui video teasernya. Cara ini dipilih agar promosi produk terbarunya bisa lebih cepat dikenal khalayak ramai. Vivo sendiri berencana memperkenalkan teknologi fast charging mencapai 120 watt dalam waktu dekat ini.
Provider Smartphone asal Cina ini, Vivo, kembali mengklaim bahwa teknologi Flash Chargenya  dengan kapasitas 4.000 mAh nantinya mampu diisi ulang hingga 100% dengan hanya memerlukan waktu 13 menit lebih cepat dari pada umumnya.
Hal ini sangat menarik fokus para pencinta smartphone, karena seperti kita tahu, hingga saat ini belum ada produsen teknologi manapun yang mampu memproduksi Fast charging seperti yang dilakukan vivo.
Dibandingkan dengan produk Oppo Find X yaitu VOOC yang juga disebut fast charging yang mampu mengisi daya hingga 50 watt, Fast Changing Vivo lebih unggul dengan menonjolkan keunggulan pengisisan baterai hingga 120 watt dalam waktu 13 menit.

Untuk flagship Guawei sendiri juga pun masih merencanakan teknologi serupa dengan seri ponsel yang masih dirahasiakan dengan daya pengisisan 40 watt.

Meskipun demikian, Vivo belum mengonfirmasi smartphone vivo yang mana yang akan didukung dengan teknologi Flash Charge ini.
Tetapi akhir-akhir ini bermunculan #Vivo5G yang ditampilkan pada posting-an poster vivo tersebut yang membuat netizen berspekulasi bahwa teknologi Flash Charge ini akan disematkan pada produk Vivo berjaringan 5G.
Teknologi terobosan baru ini yang diusung oleh Vivo digadang-dagang menjadi kandidat yang bakal dipromosikan pada Event MWC Shanghai 2019 yang segera akan digelar pada 26 Juni mendatang.
Xiaomi sebagai rival Vivo juga dilaporkan akan segera juga meluncurkan produk serupa tetapi tak sama. Maksudnya, teknologi fast charging yang dirancang Xiaomi hanya berkisar 100 watt saja.
Kita tunggu kelanjutan Fast Changing yang dirancang masing-masing Founder Smartphone asal China ini. Yang manakah kira-kira menarik perhatian kalian?

Sejarah Berdiri dan Tujuan Muhammadiyah

Muhammadiyah menjadi salah satu Organisasi Modern yang dibangun pada masa pembentukan gerakan dan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Organisasi ini didirikan pada tahun 1912 masih berdiri...
Arwini Puspita
1 min read

Teori Neurosains dalam Pendidikan dan Pembelajaran

1. Sejarah Perkembangan Neurosains Neurology dimulai ketika Cajal, ilmuwan Spanyol ( pemenang Nobel 1906/ menemukan 4 doktrin Neuron sbb: Sel saraf, sebagai unit sinyal...
Arwini Puspita
12 min read

Laporan Praktikum Menentukan Kalor Jenis Logam dengan Kalorimeter

1. Judul Percobaan   Menemukan  Kalor Jenis Logam dengan Kalorimeter 2. Tujuan Percobaan Menganalisis keberlakuan asas black pada proses pertukaran kalor menentukan kalor jenis logam...
Arwini Puspita
5 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *