Sejarah Memelihara Kelinci American Rabbit atau Kelinci Ammerika

1 min read

Sejarah Memelihara Kelinci American Rabbit atau Kelinci Ammerika

Dzargon – Kelinci Amerika adalah hewan yang dipelihara dengan multi-tujuan yang dikembangkan sebagai daging dan bulu. Asosiasi Peternak Kelinci Ammerika (sekarang dikenal sebagai American Rabbit Breeding Association, Inc., atau ARBA) memperkenalkan pada Jenis Kelinci American Rabbit secara resmi pada Maret 1918. Pada awalnya, American Rabbit dikenal dengan nama kelinci German Blue Vienna, nama ini dengan cepat berubah menjadi kelinci American Blue karena Perang Dunia I.

Beberapa orang pada saat itu tertarik untuk mengembangkan kelinci ini, namun hak untuk mengembangbiakkan kelinci American Blue jatuh pada Lewis H. Salisbury dari Pasadena, California yang diberikan hak untuk memproduksi biru Amerika. Mr Salisbury mengembangkan kelinci langka American Blue dan berusaha meyakinkan ARBA untuk mengembangkan kelinci identik seperti Blue Vienna, Blue Beveren, Blue Imperial and Blue Flemish Giant.

Kelinci Lucu ukuran raksasa ginat Flemish dari amerika unik dan tidak bisa sebesar kambing domba sapi

Sementara peternak lain berusaha untuk mengembangkan semua jenis kelinci biru, saring Lewis Salisbury tentang Blues Amerika dianggap yang terbaik di negeri ini selama beberapa tahun sebelum 1917. Pada waktu, tipikal dan karakter dari tubuh dan warna kelinci mandolin yang ideal warna biru gelap. Pada masa awla pengembangan dan pemeliharaan kelinci American Blues terdapat tantangan yakni kelinci spesimen sering diganggu oleh kelinci lain. Gangguan tertuatam datang dari kelinci yang memiliki bulu coklat tebal. Namaun pada akhirnya pada tahun 1925, berhasil dikembangkan kelinci Amrican Blues berwarna putih dari galur Kelinci Flemush Putih Raksasa.

Popularitas kelinci Amerika Blues tumbuh dengan cepat dan menyebar hampir ke seluruh negara. Pada tahun 1920, Pengumpul bulu kelinci harus membayar sekitar $ 2,00 lebih mahal dari kelinci atau sekitar $ 25,00. Kedua varietas biru dan putih berhasil populer hingga tahun 1940-an, akan tetapi pada tahun 1950 tujuan dan trend peternak kelinci telah berubah dan akhirnya menenggelamkan popularitas American Breed. Hal ini disebabkan oleh banyaknya Keturuan dan Jenis kelinci yang dikembangkan. Saat ini kelinci Amerika sudah sangat jarang bahkan bisa dikatakan langka, hasil survey ARBA baru-baru ini menyebutkan hanya terdapat 200 ekor populasi dari kelinci yang masih hidup.
Kelinci Ammerika adalah kelinci besar dengan rata-rata Kelinci jantan dewasa bisa dipelihara hingga  berat 5 sampai 6 kg dan untuk kelinci american betina  dewasa bisa sampai 6 sampai 7 kg. Tertarik untuk memelihara kelinci ini? silahkan kunjungi artikel saya yang lain seperti Jenis-Jenis Kelinci Hias yang baik untuk dipelihara.

Sejarah Berdiri dan Tujuan Muhammadiyah

Muhammadiyah menjadi salah satu Organisasi Modern yang dibangun pada masa pembentukan gerakan dan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Organisasi ini didirikan pada tahun 1912 masih berdiri...
Arwini Puspita
1 min read

Teori Neurosains dalam Pendidikan dan Pembelajaran

1. Sejarah Perkembangan Neurosains Neurology dimulai ketika Cajal, ilmuwan Spanyol ( pemenang Nobel 1906/ menemukan 4 doktrin Neuron sbb: Sel saraf, sebagai unit sinyal...
Arwini Puspita
12 min read

Laporan Praktikum Menentukan Kalor Jenis Logam dengan Kalorimeter

1. Judul Percobaan   Menemukan  Kalor Jenis Logam dengan Kalorimeter 2. Tujuan Percobaan Menganalisis keberlakuan asas black pada proses pertukaran kalor menentukan kalor jenis logam...
Arwini Puspita
5 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *