Lantaran Masih Mengalami Teror, Sarwendah Dapat Saran dari Ustaz

1 min read

Rambut Hitam dan seksi Manis Sarwendah
Sarwendah

Dzargon – Siapa sih yang tak kenal dengan pasangan selebriti Tanah Air, Ruben Onsu dan Sarwendah Tan? Yup, mereka adalah artis sekaligus pengusaha. Akan tetapi, dibalik kesuksesan pasangan tersebut merintis usaha, terkadang mereka mengalami terror misterius. Sampai saat ini, mereka diketahui masih mendaptakan terror yang asalnya tak diketahui.

Seperti yang kita ketahui bahwa belum lama ini kebakaran terjadi di salah satu gerai Geprek Bensu. Ternyata, di hari yang sama ketika kejadian tersebut terjadi, mobil pasangan tersebut juga ditabrak dari belakang tanpa sebab.

Kendati demikian, ibu dua anak tersebut mengungkapkan bahwa dirinya merasa ada yang aneh dengan kejadian yang telah menimpanya kala itu. Bagaimana tidak, Wendah mengatakan bahwa kala itu mobil mereka sedang dalam kondisi tengah di parkir.

“Anehnya lagi, mobil aku yang lagi parkir di apartemen pun ditabrak di hari bersamaan dengan kejadian itu. Jadi, ya, itu ‘kan mobil enggak ada salahnya, ya, karena lagi parkir tapi ditabrak juga. Jadi, aneh, kebakaran, aku ditabrak, mobil di rumah ditabrak,” ungkap mantan personel Cherrybelle ini saat ditemui di kawasan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, pada hari Kamis (8/8/2019).

Meski merasa ada yang aneh, Wendah mengaku tak ingin berpikir negatif terkait dengan kejadian tersebut. Malahan Wendah berusaha untuk menghadapi terror tersebut dengan pikiran yang jernih tanpa ingin merasa terbebani.

“Kita mikir positif saja, ya, mungkin memang waktunya mobilnya diservis. Aku juga masih ada dua anak aku, kalau aku stres, itu pasti nular ke anak aku. Jadi, anak aku akan nangis enggak berhenti,” tutur Sarwendah kemudian.

“Lebih baik aku nenangin pikiran, happy bareng anak. Jadi, saat Bensu pulang, dia juga tenang,” tambahnya lagi.

Wanita berusia 29 tahun tersebut juga bercerita sedikit mengenai anak bungsunya yang belum lama ini lahir. Putri kedua Ruben dan Sarwendah, Thania Putri Onsu ini diketahui tak jarang menangis ketika menjelang petang hari.

Maka dari itu, untuk membuat putri bungsunya tenang, Sarwendah diketahui membawanya keluar dari rumah. Akan tetapi, Wendah justru mendapatkan sara dari salah satu ustaz, dimana ustaz tersebut memberikan saran bahwa agar Thania tak dibawa keluar rumah pada waktu tersebut.

“Bawa keluar dari rumah (setiap jam 17.30 sore), karena dia nangis terus, ‘kan. Tapi, kata ustaz, kalau bisa coba di rumah ditenangin, Ya, segala cara kalau sesuatu yang positif dari siapapun, ya, diikuti saja,” tutup Sarwendah.

Sejarah Berdiri dan Tujuan Muhammadiyah

Muhammadiyah menjadi salah satu Organisasi Modern yang dibangun pada masa pembentukan gerakan dan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Organisasi ini didirikan pada tahun 1912 masih berdiri...
Arwini Puspita
1 min read

Teori Neurosains dalam Pendidikan dan Pembelajaran

1. Sejarah Perkembangan Neurosains Neurology dimulai ketika Cajal, ilmuwan Spanyol ( pemenang Nobel 1906/ menemukan 4 doktrin Neuron sbb: Sel saraf, sebagai unit sinyal...
Arwini Puspita
12 min read

Laporan Praktikum Menentukan Kalor Jenis Logam dengan Kalorimeter

1. Judul Percobaan   Menemukan  Kalor Jenis Logam dengan Kalorimeter 2. Tujuan Percobaan Menganalisis keberlakuan asas black pada proses pertukaran kalor menentukan kalor jenis logam...
Arwini Puspita
5 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *