Ketika Kamu Jatuh Cinta Dengan Janda

Buat kamu yang sedang pdkt dengan yang berstatus janda atau mungkin kamu yang sedang ragu dan malu karena sedang menjalin hubungan dengan yang menyandang status janda. Hingga menyembunyikannya bahkan menyembunyikan hubunganmu karenanya. Menikah dengan janda Itu banyak kebaikannya, membuat bahagia dan ada pahala di dalamnya, ingat ya diniatkan ibadah!

 Jangan pandang rendah seorang janda. Menikah dengan janda bukanlah hal yang aneh dan memalukan, apalagi dipandang suatu yang hina. Tidak ada yang ingin dengan status ini, tapi meski tak ingin kalau sudah menjadi taqdir mau gimana lagi.

Status janda bukan berarti hina, karena dalam hidup ini banyak hal yang bisa saja terjadi. Membina rumah tangga hingga ajal memisahkan adalah impian setiap wanita. Tapi bila Allah berkehendak siapa yang bisa mencegah-Nya?

Perpisahan bisa saja terjadi ditengah perjalanan dalam membina biduk rumah tangga. Berpisah karena prinsip yang berbeda atau berpisah karena ajal telah tiba.  Banyak alasan mengapa perpisahan bisa terjadi.

Selain kesiapan secara materi, menikah dengan janda dibutuhkan kesiapan yanga ekstra, yaitu kesiapan mental, sikap dewasa ini yang terpenting.

Memang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam merekomendasikan pada kaum pria untuk lebih memprioritaskan menikah dengan perawan, tapi ini bukan berarti  Rasulullah melarang pria menikah dengan yang berstatus janda.
Kita semua tahu istri Rasulullah juga seorang janda.

Kalau janda pilihan hatimu tak perlu malu.
Menikah dengan yang berstatus janda juga banyak mendatangkan  berkah, mau tahu? Cek yuk!

1. Meneladani Rasulullah

Saya percaya kita semua tahu kisah hidup Rasulullah, beliau juga menikah dengan janda.
Adalah Sayyidah Khadijah putri dari Khuwailid bin Asad bin Abdul Izza bin Qushoi AlQursyiah (nisbah keturunan Quraiys). Beliau adalah Istri Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wa Sallam, dan beliau adalah yang pertama kali masuk ke dalam agama Islam dengan ittifaq (persetujuan) semua Ahli sejarah, yang mana tidak didahului sebelumnya lelaki atau perempuan dalam keislaman. Khadijah menjadi isteri Rasulullah, status janda dan beliau lebih tua umurnya diatas Nabi Muhammad Shalallahuallaihi Wassallam lima belas tahun.
 Apabila ini dianggap sebagai kebaikan, tentunya  menikah dengan seorang janda untuk umat Rasulullah juga inshaallah  juga demikian.

2. Pahami bahwa janda adalah anugerah

Mungkin sulit dipahami bila janda adalah anugerah, karena sebagian orang menganggap janda adalah musibah. Bahkan ada pula yang beranggapan status janda adalah hukuman.

Penting diluruskan bahwa status janda adalah ujian dari Allah, bila kita sudah menaruh keimanan kepada Allah maka ujian ini akan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah Subhanahuwataalla. Menerima gelar janda sebagai anugerah dan sebagai instrumen untuk kedekatan kepada sang Maha Pemberi dengan rasa Syukur dan ikhlas dengan keadaan yang didapat.

3. Lebih Memahami manis pahitnya berumah tangga.

Karena sudah pernah mengalami bisa jadi lebih berpengalaman. Bagamana manis getirnya dalam menjalani kehidupan dalam berumah tangga.

Tentunya dia akan banyak belajar dari pernikahannya yang terdahulu. Diharapkan dia akan lebih siap menghadapi problema yang akan dia temui dalam rumah tangganya dikemudian

4. Lebih mempunyai daya dan semangat yang baru

Apabila dalam pernikahan terdahulu ia telah gagal, berarti ia akan lebih berkomitmen dan mempunyai semangat baru dalam menjalani pernikahannya yang kemudian.

Dan ada nilai lebih dari janda, ia punyai pengalaman dalam hal mengurus anak, mengurus rumah tangganya juga paling pandai bagaimana caranya ia membahagiakan suaminya.

5. Janda akan lebih bijaksana dan dewasa

Ukuran dewasa seseorang tidak diukur dari usianya, tapi akan terlihat dari tingkah lakunya. Pengalamannya akan membuat dia lebih bijaksana dalam mengambil keputusan, dia tidak akan memutuskan segala sesuatunya dengan emosional tapi keputusan yang dia ambil tentunya dengan pertimbangan yang sangat matang dan hati-hati.

6. Menikahinya menuai pahala

Ada janda yang ditinggal suaminya menghadap sang penciptanya dan sudah memiliki anak, ini berarti itu adalah anak yatim, maka akan mendapatkan pahala mengurus anak yatim juga pahala melindungi janda itu sendiri. Kalau janda pilihan hatimu tak perlu malu.

7. Dominan bersifat keibuan

Buat kamu yang mengidamankan wanita feminim, keibuan, sabar, lembut janda akan memiliki sifat ini. Perasaan halus dan penuh kasih sayang akan dimiliki olehnya. Karena dia tahu bagaimana cara memperlakukan suami dan anggota keluarganya dengan penuh kasih sayang. Naluri keibuannya akan sangat dominan.

8. Mengutamakan keluarga

Pengalaman masa lalunya membuatnya akan lebih mengutamakan kebutuhan keluarganya, karena dia tidak ingin gagal untuk kedua kalinya. Tentunya dia akan lebih berhati-hati dalam menjaga dengan baik kebutuhan suami juga anggota dalam keluarganya. Bukankah pengalaman adalah guru yang paling utama. Jadi dia akan sangat mengutamakan keluarganya diatas kepentingan lain dari dunianya.

Sahabat, perawan memang sangat menawan tapi janda menyuguhkan banyak kebaikan dan juga mampu memberikan kebahagiaan. Tak perlu malu dan merasa rendah diri bila janda menjadi pilihanmu. Jangan lupa agar mendapatkan akhirat dan dunia, niatkan selalu untuk beribadah kepada Allah. Luruskan niatmu!

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *