F-5 Tiger – Pesawat Tempur Kecil Namun Mematikan

Meskipun sudah mulai ditinggalkan, namun jet tempur generasi 2 ini, F-5 Tiger ini memiliki reputasi yang beyond expectation. Sayangnya keganasan F5 Tiger jarang terendus media. Alasannya? Yah tentu saja ada banyak spekulasi yang bereda. Tapi kali ini kita akan membahas mengapa pesawat kecil ini masuk kategori mematikan.

F-5A Freedom Fighter USAF

Jet tempur buatan Northrop corporation ini kebanyakan dipakai negara-negara kecil dan berkembang yang punya hubungan baik dengan AS dimasa perang dingin.

F-5 Tiger Vietnam Selatan

Reputasi F-5E Tiger II jelas terlihat pada Perang Vietnam waktu itu AU Vietnam Selatan banyak menggunakannya sebagai jet tempur CAS atau battlefield support membantu pasukan darat. Kemampuan F-5 lebih banyak berlaga sebagai serang darat disana.

F-5 Tiger Ethiopia

Perang Ogaden 1977. Satu wilayah yang diperebutkan Ethiopia dan Somalia. Disini macan terbang ini unjuk gigi dengan menembak jatuh 5 MiG-21 AU Somalia dari total 13 pesawat lainnya.

F-5 Tiger Iran

Perang Iran Iraq 1980-88. F-5E Tiger II yang diterbangkan AU Iran banyak melakukan tugasnya baik sebagai serang darat juga pertempuran udara. F-5 Iran banyak mengungguli MiG-21 Iraq, bahkan ada yang mengklaim menembak jatuh MiG-25 Iraq.

F-5A Freedom Fighter AU Yunani

Insiden F-5 AU Yunani yang menembak jatuh F-102 Dagger AU Turki juga pernah terjadi di atas Aegean Sea tahun 1972.

F-5E TIGER II USMC

Karena punya kemampuan mirip MiG-21, F-5 Tiger pernah menjadi jet tempur agressor yang digunakan berbagai angkatan perang di AS. Bukan cuma USAF yang menggunakannya sebagai adversary fighter tapi juga US NAVY dan USMC memiliki pesawat yang sama sebagai agressor.

F-5E Tiger II TNI AU

Gesit dan lincah, perawatan yang gampang dan murah membuat F-5E Tiger II ini pernah jadi pesawat andalan TNI AU sejak tahun 1980 hingga masa pensiunnya ditahun 2014. Selama masa pengabdian Tiger TNI AU beroperasi dibawah Skadron 14 di Madiun.

F-20 TIGERSHARK, pengembangan dari F-5 Tiger

Karena begitu larisnya F-5 Tiger diseluruh dunia, pihak Northrop membuat rombakan besar-besaran pada F-5 menjadi F-20 Tigershark yang diklaim mampu menyaingi F-16 dan F-18 dalam performa tapi dengan ongkos operasional jauh lebih ekonomis dari kedua jet tempur andalan AS tsb. Sayangnya Kementerian Pertahanan AS menolak untuk membeli F-20 Tigershark sehingga performa F-20 hanya sebatas air show dan satu jatuh ketika melakukan demo aerobatik di Korsel.

T-38 Talon USAF

T-38 kembaran F-5F sampai sekarang juga AS masih menggunakannya untuk melatih penerbang tempur mereka di USAF. Walaupun ada banyak perbedaan dibandingkan F-5 Tiger, T-38 Talon basisnya tetaplah F-5 Tiger.

Upgrade sana sini pada F-5 Tiger juga banyak dilakukan oleh angkatan udara dari berbagai negara termasuk juga Indonesia dengan Proyek MACAN (Modernization of Avionics Capabilities for Armament and Navigation) yang dikembangkan oleh Belgia. Hampir semua negara pengguna Tiger ini melakukan upgrade pada sektor persenjataan, avionik dan radar tapi akhirnya karena alasan air frame fatigue membuat jet tempur teknologi tahun 50an ini terpaksa harus grounded.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *