Culex sp – Klasifikasi dan Daur Hidup Jentik Nyamuk

2 min read

Foto Nyamuk Culex SP di atas daun nyamuk jantan Hisap daun

Nyamuk dari genus Culex, merupakan nyamuk yang banyak di temukan di daerah tropis seperti Indonesia. Beberapa spesies dari Genus ini terbukti secara klinis sebagai vektor penyakit. Di Indonesia ada 23 jenis nyamuk yang berepran sebagai vektro filariasi. Mulai dari hgenus Aedes, Anoples, Armigeres, Mansonia sampai Culex.

Dari jenis Culex sendiri ada beberapa spesies yang terkenal seperti Culex quinquefasciatus dan Culex bitaeniorrhynchus. Nyamuk ini berkembang biak dengan baik di daerah kotor seperti Selokan dan Kubangan air.

A. Klasifikasi

Kingdom : Animalia
Filum : Arthropoda
Class : Insecta
Ordo : Diftera
Genus : Culex Sp.
Spesies : Culex fatigans, Culex pipiens, Culex Tritaeniorchincus

B. Siklus Hidup

Culex sp memiliki daur hidup dalam bentuk metamorofosis sempurna yang terisiri dari :

  1. Telur
  2. Larva
  3. Pupa
  4. Nyamuk Dewasa

Pada stadium telur, letaknya adalah dipermukaan air. Stadium larva dan pupa hidup di dalam air, sedangkan nyamuk dewasa hidup berterbangan di udara . Siklus hidup dan perkembangan nyamuk Culex Sp. adalah sebagai berikut :

a. Stadium telur

Telur nyamuk Culex Sp. diletakkan saling berlekatan di atas permukaan air sehingga berbentuk rakit (raft). Warna telur yang baru diletakkan adalah putih, kemudian warnanya berubah menadi hitam setelah 1-2 jam. Telur nyamuk Culex Sp. berbentuk menyerupai peluru senapan.

Spesies-spesies nyamuk Culex Sp. berkembang biak ditempat yang berbeda-beda, sebagai contoh, nyamuk Culex quinquefasciatus bertelur di air comberan yang kotor dan keruh, nyamuk Culex annulirostris bertelur di air sawah, daerah pantai dan rawa berair payau, nyamuk Culex bitaeniorrhynchus bertelur di air yang mengandung lumut dalam air tawar dan atau air payau . Gambar telur nyamuk Culex Sp. dapat dilihat di gambar dibawah ini.

b. Stadium larva

Stadium larva terbagi menjadi empat tingkatan perkembangan (instar) yang terjadi selama 6-8 hari. Instar ke-1 terjadi selama 1-2 hari, instar ke-2 terjadi selama 1-2 hari, instar ke-3 terjadi selama 1-2 hari dan instar ke-4 terjadi selama 1-3 hari . Untuk memenuhi kebutuhannya, larva mencari makan di tempat perindukkannya. Larva nyamuk Culex Sp. membutuhkan waktu 6-8 hari hingga menjadi pupa . Gambar larva nyamuk Culex Sp. dapat dilihat di gambar dibawah ini.

Ciri-ciri Larva Culex Sp. adalah sebagai berikut :

  1. Pada segmen yang terakhir terdapat corong udara.
  2. Tidak ada rambut-rambut berbentuk kipas (Palmatus hairs) pada segmen abdomen.
  3. Terdapat pectin pada corong udara.
  4. Pada corong (siphon) terdapat sepasang rambut serta jumbai.
  5. Terdapat comb scale sebanyak 8-21 pada setiap sisi abdomen segmen kedelapan.
  6. Setiap comb scale berbentuk seperti duri.
  7. Terdapat duri yang panjang dengan bentuk kurva pada sisi thorax.
  8. Terdapat sepasang rambut di kepala.

Larva nyamuk Culex Sp. memiliki 4 tingkatan perkembangan (instar), sesuai dengan pertumbuhannya yaitu :

  1. Larva instar ke-1: ukurannya 1-2 mm, belum terlihat jelas bentuk dari duri-duri (spinae) pada dada dan corong pernapasan pada siphon.
  2. Larva instar ke-2: ukurannya 2,5–3,5 mm, corong kepala mulai menghitam, tetapi duri–duri masih belum terlihat jelas,.
  3. Larva instar ke-3: ukurannya 4-5 mm, duri-duri dada mulai terlihat jelas dan corong pernapasan terlihat berwarna coklat kehitaman.
  4. Larva instar ke-4: ukurannya 5-6 mm dengan warna kepala terlihat gelap.

c. Stadium pupa (kepompong)

Pada fase ini, Pupa nyamuk tidak membutuhkan makanan. Agar bertahan hidup, nyamuk hanya memanfaatkan makanan yang ditimbun pada fase jentik.

Pupa Nyamuk Jantan akan menetas lebih cepat dibandingkan dengan nyamuk betina.

d. Stadium nyamuk dewasa

Biasanya, nyamuk jantan tidak pergi jauh dari tempat perindukannya karena menunggu nyamuk betina untuk berkopulasi. Nyamuk betina akan mencari darah untuk pembentukkan telurnya . Nyamuk Culex Sp. betina memiliki palpi yang lebih pendek daripada probosisnya, sedangkan nyamuk Culex Sp. jantan memiliki palpi yang lebih panjang daripada probosisnya.

Sayap nyamuk Culex Sp. berbentuk sempit dan panjang. Nyamuk Culex Sp. biasanya mencari darah pada malam hari. Gambar nyamuk Culex Sp. dan siklus hidupnya dapat dilihat dari gambar di bawah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *