12 Tips Menghindari Pacaran

Menyukai lawan jenis merupakan fitrahnya manusia. Akan tetapi, islam memberi batasan mana saja yang boleh dan tidak boleh dalam menyalurkan perasaan suka kepada lawan jenis. Jangan ada yang beranggapan bahwa islam mengekang atau membunuh perasaan suka kepada lawan jenis.

Ketika seseorang menginjak masa remaja, dia akan mulai tumbuh ketertarikan kepada lawan jenis. Maka banyak para remaja yang menyatakan rasa sukanya dan menjalin hubungan yang disebut pacaran. Antara akibat negatif dan positif dalam pacaran, akan lebih banyak negatifnya daripada positifnya. Akibat terburuk dari pacaran adalah terjerumus ke dalam perzinahan, hamil di luar nikah, aborsi, bahkan pembunuhan.

Tentunya kita tidak mau mengalami akibat buruk dari pacaran. Oleh karena itu, sebaiknya teman-teman sekalian menghindari yang namanya pacaran. Di bawah ini ada beberapa tips supaya teman-teman bisa membuat benteng yang kuat untuk menghindari pacaran.

Menghindari Pacaran

1. Banyak melakukan aktivitas produktif

Isilah masa mudamu dengan menyibukkan diri dengan berkarya dan membuat prestasi yang membanggakan. Alangkah sayangnya bila muda dihabiskan dengan leha-leha, hura-hura, dan hanya menyusahkan orang tua.

2. Bergaul dengan orang yang shaleh

Kalau ingin menghindari pacaran sebaiknya bergaul dengan orang yang punya prinsip yang sama supaya saling menguatkan. Sebaliknya bila kamu bergaul dengan orang yang suka berpacaran, ditakutkan kamu akan terpengaruh atau malah dijauhi.

3. Mengisi fikiran dengan hal-hal positif

Selanjutnya kamu harus berpikiran positif dan senantiasa memupuk pikiran kamu dengan hal yang positif. Positif thinking atau berpikir positif akan membantu kamu menjadi seseorang yang lebih baik lagi.

4. Memperdalam ilmu agama

Dalam ajaran agama Islam, kita diajarkan bahwa zina itu termasuk ke dalam dosa besar. Tentunya kita harus menjauhkan diri dari perbuatan dosa apapun termasuk zina.

Dengan belajar agama juga akan melatih mental untuk semakin tunduk kepada hukum Allah dan menjauhi laranganNya.

5. Ubah mindset

Banyak orang yang beranggapan bahwa untuk menikah harus saling mengenal dan saling pengertian yang salah satu caranya dengan pacaran. Bagi mereka, pacaran adalah gerbang menuju pernikahan. Adapula yang beralasan bahwa mereka pacaran hanya untuk saling mengenal dan tidak melakukan hak-hal yang melanggar norma. Pada dasarnya Setan selalu berusaha untuk menjebak dan menjerumuskan manusia ke dalam kemaksiatan.

6. Bangun tembok privasi

Hal ini sangat dianjurkan bagi perempuan untuk membangun privasi sebab perempuan bagaikan bunga yang pastinya banyak kumbang yang menggoda. Seandainya ada seseorang ngajak pacaran katakan saya tidak ingin pacaran dan seandainya mau serius maka silahkan datang saja ke orang tua saya.

7. Memahami efek negatif pacaran

Banyak dampak buruk yang diakibatkan oleh pacaran. Pihak perempuan adalah yang paling banyak dirugikan. Tentunya kamu tidak mau mengalami dampak buruk tersebut. Ketika ada keinginan untuk pacaran, coba bayangkan segala efek negatif dari pacaran itu terjadi sama kamu. Bila itu terjadi, kamu akan menyesal seumur hidup dan ingatlah bahwa hidup tidak bisa diulang lagi.

8. Menundukkan pandangan

Baik laki-laki maupun perempuan hendaknya menundukkan pandangannya supaya tidak melihat sesuatu yang dilarang. Allah swt berfirman:

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutup kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (An Nur: 30-31)

9. Menghindari pornografi

Pornografi bisa membawa dampak yang sangat berbahaya, diantaranya:

  1. Kecanduan,
  2. Merusak otak,
  3. Keinginan mencoba dan meniru,
  4. Mulai melakukan tindakan seksual.

Pornografi juga bisa memancing seseorang terjerumus ke dalam dunia seks bebas yang sering kali diawali dari pacaran.

10. Tidak nonton drama cinta

Menonton drama, sinetron atau film percintaan akan memengaruhi pikiran dan alam bawah sadar kita. Lama kelamaan otak dan alam bawah sadar kamu akan menerima dan mengorientasi bahwa yang ada di sintron tersebut adalah suatu yang lumrah dan bukanlah sauatu keburukan.

Dalam drama percintaan sering sekali ada adegan bermesraan dengan seorang pacar seperti kencan, berpelukan, berciuman, dll. Padahal dalam norma agama hal tersebut merupakan sesuatu yang dilarang. Selain itu, orang yang suka nonton drama percintaan juga suka berangan-angan dirinya ingin melakukan seperti yang terjadi pada drama percintaan.

11. Berpuasa

Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa mampu membiayai pernikahan hendaklah menikah, karena nikah lebih menahan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barangsiapa tidak mampu menikah, hendaklah ia berpuasa, karena puasa adalah wija’ (mengendurkan gejolak syahwat) baginya,”

12. Membangun komitmen

Kamu harus punya tekad dan niat yang kuat untuk tidak berpacaran. Di tengah perjalanan pasti banyak halangan dan rintangan dalam memegang komitmen ini. Salah satunya akan ada godaan dan ajakan untuj berpacaran dengan iming-iming akan segera menikah, dll.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *