Ubasute – Trandisi Membuang Orang Tua yang Sudah Lansia Ke Hutan di Jepang

1 min read

Dzargon – Jepang dikenal memiliki berbagai tradisi yang unik dan menarik. Jepang memang memiliki sejarah yang panjang dan sejarah itu mengakar kuat di dalam tradisi yang dilestarikan masyarakat Jepang dari jaman ke jaman. Namun bukan berarti seluruh tradisi Jepang itu baik, ada juga tradisi yang bisa dibilang tidak berperikemanusiaan. Contohnya adalah Ubasute atau arti harfiahnya adalah menelantarkan wanita tua.

Tradisi ubasute ini bermula pada tahun 1783 dimana Jepang harus berhadapan dengan letusan gunung Asama yang menyebabkan gagal panen dan kelaparan di seluruh penjuru negeri sehingga untuk mengurangi mulut yang harus diberi makan anggota keluarga yang sudah berumur pun diasingkan ke pegunungan. Mereka akan ditinggalkan disana dan dibiarkan mati dengan cara-cara yang kurang manusiawi seperti kelaparan, kedinginan, dehidrasi atau bisa saja dimakan binatang buas.

Mengerikan memang tapi tradisi ini sungguh terjadi. Untungnya tradisi ini berhasil dihentikan berkat sebuah cerita rakyat yang menyebar dari mulut ke mulut. Kisah itu menceritakan seorang anak yang hendak membuang ibunya ke gunung terpencil. Dalam perjalanan sang Ibu terus mematahkan ranting pohon dan menebarnya di sepanjang jalan dan saat ditinggalkan dia pun berkata pada anaknya, ‘ikuti saja ranting pohon yang kutebar sepanjang jalan dan Kau tidak akan tersesat.’

Sang anak pun begitu terharu. Meski tahu dirinya tengah dibuang namun ibunya tetap mengkhawatirkan anaknya dan tak lupa memberinya nasehat. Akhirnya sang anak pun memutuskan membawa ibunya kembali dan merawatnya sampai ajal menjemput.

Memang betul bahwa merawat orangtua pasti akan sangat berat terlebih jika orangtuanya memiliki berbagai macam penyakit seperti alzheimer atau kelumpuhan namun orangtua adalah orang yang sudah merawat kita sedari bayi (yang mana pasti jauh lebih sulit). Sudah sewajarnya seorang anak membalas kembali kebaikan yang pernah diberikan orangtua padanya.

Tradisi ubasute memang sudah dihapuskan dari masyarakat namun ternyata masih ada saja orang yang menelantarkan orangtuanya. Di Jepang sendiri banyak orang berpenghasilan rendah yang tak mampu membiayai hidup orangtuanya sehingga menelantarkan mereka di rumah sakit atau badan amal. Kalau di indo? Hmmm, kayaknya ada juga orang yang menaruh orangtuanya di panti jompo dan tak pernah menengoknya lagi.

Kebanyakan orang menelantarkan orangtuanya karna tak punya waktu untuk mengurus atau tak punya uang untuk memberi makan. Yah, memang sih hidup itu serba sulit disana-sini jadi untuk orang-orang yang sudah menelantarkan orangtuanya semoga kalian punya alasan yang bagus.

Sekian dari saya mari bertemu di thread saya yang lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *