Perbedaan Solehot dan Jilboob

Solehot adalah kata plesetan dari kata shalihah dengan maksud yang berbeda yang cenderung pada hal berbau ke sexy an atau seksualitas. Kata solehot sendiri awalnya dipopulerkan di malaysia yang akhirnya terserap kedalam bahasa gaul netizen Indonesia. Kata Solehot juga sering diartikan secara sepihak menjadi solehah tapi hot (pakaian shalihah tapi hot).

Blogger Giriyanto Ismail menyebut Solehot adalah Jilboobs dengan bawahan emes. Maksudnya seorang wanita berjilbab dengan pakaian atasan dan bawahan yang sama-sama ketat. Terkadang seorang dikatakan Solehot juga lantaran tingkah lakunya yang cukup “Hot.”

Sedangkan Jilboob adalah gaya berpakaian mengenakan jilbab namun tetap menonjolkan lekuk tubuh yang seharusnya ditutupi. Jika tujuan jilbab/hijab adalah mengurangi tampak lekuk tubuh wanita namun jilboob adalah pemakaian jilbab yang justru menunjukan jilbab.

Kedua kata baru tersebut baik Solehot ataupun Jilboob hampir mirip namun sebenarnya berbeda, berikut perbedaanya :

  1. Jilboob sesuai namanya lebih menonjolkan bagian “boob” atau dada wanita dibanding lekuk tubuh lainya.
  2. Jilboob hampir pasti berkonotasi negatif, sedangkan Solehot masih bisa diartikan sebagai hal yang positif bagi sebagian wanita. contoh hal positif dari istilah solehot :
    1. Isteri Solehot, sebagian wanita menganggap solehot sebagai isteri yang hanya hot pada suami. Yang mana hal tersebut justru sangat baik karena menyenangkan suami adalah hal yang melanggengkan pernikahan.
    2. Buku Panduan menjadi isteri solehot, Buku yang berjudul Uncensored ini memiliki tagline panduan menjadi isteri solehot. Sesuai dengan poin a diatas. Tidak salah dan dianjurkan untuk hot didepan suami sendiri dan jangan suami orang.

Maraknya penggunaan istilah ini tidak lepas juga dikarenakan banyaknya imajinasi seksual laki-laki tentang perempuan yang mengenakan jilbab dan berpakaian tertutup. Bahkan di Twitter marak dijumpai request pembuatan video VCS dengan model menggunakan hijab.

Hal ini sangat mencoreng kehormatan wanita dan wanita yang benar-benar memakai jilbab setulus hati untuk menutupi dirinya. Karena efek makin maraknya Jilboob dan Solehot (yang negatif) membuat para pembuat konten pornografi secara swadaya makin marak menjadikan jilbab sebagai sarana membuat konten porno.

Dengan bermodalkan membeli jilbab dengan harga murah, sang artis pemeran video porno mengenakanya dan menghasilkan uang dari hal tersebut.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *