Mengenal 5 Jenis Komposisi Dasar Foto dalam Fotografi

Dzargon – Foto merupakan sebuah media komunikasi yang dituangkan dalam ruang dua dimensi dengan harapan dapat memberikan informasi kepada khalayak lain. Selain pesan, sebuah foto yang bagus harusnya juga meninggalkan kesan kepada si pengamat foto.

Media dua dimensi tentu saja terbatas dalam dimensi x dan y dalam menuangkan gambar, namun efek visual tetap saja bisa dihasilkan sehingga solah-oleh gambar memberikan infomasi ke arah tiga dimensi.

Namun apakah semua foto akan memberikan informasi yang menarik dalam dimensi x, y dan z?

Dalam dunia seni rupa dua dimensi, efek visula bisa ditimbulkan dari cara menarik garis dan menaruh objek di dalam media. Hal ini dikenal lebih luas dengan nama Komposisi Foto.

Dalam artian yang lebih dalam, Komposisi foto adalah sebuah cara menempatkan objek realayif terhadap elemen-elemen lain yang ada di dalam foto. Peletakan elemen-elemen ini akan memberikan panduan kepada pengamat mengenai objek yang ingin di ceritakan.

Pada umumnya jumlah komposisi foto itu ada banyak namun agar seorang fotografer pemula terutama pecinta landscape dapat memaksimalkan komposisi foto Landscape mereka, ada baiknya memperhatikan jenis-jenis komposisi dasar dalam dunia fotografi.

#1. Golden Ratio

Golden Ration atau dalam dunia sains dikenal dengan Fibonacci Squence merupakan teknik pengaturan komposisi berdasarkan deret Fibonacci yakni deretnya 0,1,1,2,3,5,8,13,21,34,55 dan seterusnya. Seara matematis  Sn=S(n-1)+S(n-2).

Ini kan seni bung, ngapain belajar matematika!

Baiklah seni dan matematika pada abad ke 16 sampai dengan 19 memang sulit dipisahkan mereka yang suka seni berawal dari kebiasaan mereka mencintai sains. Namun jika ingin lebih sederhana, maka Golden Ration itu sebenarnya teknik membagi layar dengan perbandingan 1 : 1.6153.

Komposisi Dasar Foto dalam Fotografi Golden Rasio Fibonacci

Perbandingan ini memnuhi unsur 3/8 frame di bagian atas, 2/8 di bagian tengan dan 3/8 frame di bagian bawah. Deret Fibonacci ini sebenarnya sudah banyak terdapat di alam, bukan alam yang mengikuti Fibonacci, tapi Fibonacci lah yang belajar dari alam.

Golden Rasio dari Bunga Matahari komposisi dadar

Karena jumlah objek yang mengikuti pola Fibonacci ini ada banyak di alam, tidak heran jika Komposisi menjadi komposisi paling dasar dari dunia fotografi. Komposisi ini kemudian dikembangkan menjadi dua kompisisi dasar lain yakni Role of Third dan Golden Triangel.

Dalam dunia golden ration ini dapat dimanfaatkan untuk menciptakan sebuah gambar yang indah, seperti meletakkan POI tepat pada daerah awal deret dari komposisi Golden Ration seperti foto-foto berikut!

Komposisi Dasar Foto dalam Fotografi eren rapat rusuh anggota dewan
Momen sangat Ciamik ditampilkan dengan Golden Rasio

Komposisi Dasar Foto dalam Fotografi snowboard
Objek berada di Pusat Awal daerah 1,1,2,3

Komposisi Dasar Foto dalam Fotografi kompsisi Fibinacci Squence
Objek utama mata pada daerah 1,1,2,3,5,8,13,21

2. Rule of Thirds

Banyak yang menganggap jika komposisi paling dasar dalam dunai fotografi adalah Role of Third, karena memang melihat 4 garis luris yang membagi foto kedalam 9 area jauh lebih sederhana dibandingkan melihat garis lengkung milik Fibonacci.

Namun sebenarnya Rule of Third adalah pengembangan dari Komposisi Golden Ration terutama jika dilihat dari waktu diperkenalkannya.

Komposisi Dasar Foto dalam Fotografi rule of third

Mudahnya Rule of Third itu sebanarnya menciptakan garis haris khayal yang membagi foto tiga bagian secara vertikal dan tiga bagian secara horisontal dengan 4 buah garis.

Elemen foto non objek akan dibagi ke dalam 9 bagian ini seperti pemeltakkan horisontal tepat di 1/3 bagian daerah awal atau 2/3 daerah. Sedangkan objek atau POI akan diletakkan tepat di perpotongan 4 garis tersebut.

Komposisi Dasar Foto dalam Fotografi wild animal capung bereng berang

Rule of Third lebih mudah diadaptasi di kamera DSLR, sehingga bisa memudahkan fotografer dalam menaruh POI dalam gambar. Caranya hanya dengan mengaktifkan Grid 3 x 3 di pengaturan, maka garis bantu ini akan muncul di Live View.

3. Golden Triangels

Golden triangel terinsipirasi dari Golden Rasion dimana ruang dalam gambar dibagi melalui sebuah garis diogonal dari titik resiprokal. Dari garis ini kemudian ditarik garis ke tepi lain dengan sudut perpendikular dari garis diagonal utama yang dibangun, seperti pada gambar di bawah ini.

Komposisi Dasar Foto dalam Fotografi segitiga emas

Kunci dari Komposisi adalah mencari cara untuk memaksimalkan ruang negatif dari foto, sehingga bagian dari objek menjadi lebih kecil. Foto-foto dengan Golden Triangel tentu saja harus memiliki elemen foto yang simpel.

Segita emas komposisi dasar fotografi

4. Balanced Composition

Komposisi berikutnya yang bisa dikatakan keluar dari Komposisi yang diinspirasi dari Golden Rasio adalah Balanced atai seimbang. Yakni foto antara sisi dan kanan memiliki sisi yang relatif sama. Namun kesulitan dari foto ini adalah fotografi harus jeli melihat pola.

foto wallpaper keren dengan kompisisi balanced

Sisi foto yang ditampilkan bisa jadi satu objek yang seimbang atau bisa lebih dari satu objek, namun jika yang ingin ditampilkan dua objek maka yang harus di seimbangkan ada dua yakni POI dan Background foto.

Pohon pinus keren dengan komposisi seimbang

5. Left to Rigth

Jika dikatakan sebagai komposisi sebenarnya kurang tepat, karena Left To Rigth hanya berbicara arah  gerakan dari sebuah foto, yakni setiap gerakan yang ada foto diusahakan menggambarkan orang atau benda yang bergerak dari kiri ke kanan.

Kenapa haris dari kiri ke kanan?

Hal ini merupakan efek psikologi dari kebiasaan manusia membaca, terutama mereka yang membaca dengan huruf latin. Hal ini mempengaruhi psikologi jika gerakan yang bagus dalam gambar itu sebaiknya dari kiri ke kanan.

Foto wallapepr keren dan hidup manis left to rigth compostion
Pantai di lettakkan di sisi kiri karena air bergerak ke darat

Akhir Kata
Demikian 5 komposisi dasar dalam dunia fotografi, dalam beberapa pembahasan biasanya membagi lagi beberapa komposisi namun menurut hemat penulis beberapa dari kompisis yang dijelaskan seperti Repetition, Patern, Negative Space, Role of Odd dan sejenisnya lebih cocok dikatakan sebagai fill dari foto atau hal-hal yang bisa memaksimalkan komposisi foto bukanlah jenis komposisi foto.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *