Cara Mudah Ternak Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan Cupang dan Ikan Peliharaan Lainnya

2 min read

Nyamuk bertelur di atas Air

Dzargon. Sudah barang tantu nyamuk merupakan serangga yang paling menjengkelkan yang hidup sangat dekat dengan manusia. Perilakunya yang suka menggigit dan mengisap darah bahkan menjadi vektor penyebar penyakit DBD (deman berdarah) membuatnya menempati posisi pertama sebagai pembunuh manusia nomor satu di dunia.

Dibalik sosoknya yang mengerikan ternyata tidak semua orang membenci nyamuk. Beberapa orang justru membutuhkan keberedaan dari serangga penghisap darah ini, meskipun bukan nyamuknya akan tetapi jentik nyamuk yang sering di jadikan pakan ikan cupang. Para peternak ikan hias tentu saja akrab dengan jentik nyamuk yang menjadi makanan paling bergizi dari ikan.

Nyamuk (Aides sp) adalah serangga yang tumbuh subur di daerah beriklim tropis dengan curah hujan tinggi seperti Indonesia hal ini yang menyebabkan Nyamuk banyak ditemukan di seluruh daerah di Indonesia.

Nyamuk akan berkembang biak dengan cepat setiap ada genanga air, sekecil apapun, bahkan untuk sekelas kaleng bekas Cat. Genangan airnya pun tidak perlu lamam bahkan untuk genangan usia satu hari pun sudah berpotensi dijadikan tempat nyamuk berkembang biak.

Secara umum, jentik nyamuk banyak ditemui di genangan air kotor seperti rawa, Selokan, parit, daun dan kolam air. Siklus hidup yang relatif pendek (14 Hari) membuat nyamuk bisa berkembang biak dengan baik di daerah tropis seperti Indonesia.

Foto Asli Telur Nyamuk Ukuran BEsar

Nyamuk akan menghasilkan banyak telur setelah melakukan proses perkawinan. Nyamuk betina bertelur setelah mengisap darah manusia sebagai cadangan makanan dan nutrisi selama proses bertelur. Nyamuk betina kemudian mencari genangan air untuk bertelur.

Nyamuk betina yang siap bertelur kemudian meletakkan telurnya di permukaan air yang banyak terdapata makanan. Tujuan tentu saja bekal makanan jentik nyamuk saat telur nyamuk menetas. Makanan tersebut bisa berupa alga dan juga lumut atau apaun yang mengapung di air selama mengandung nutrisi sederhana.

Jentik nyamuk yang hidup akan bergerak selama di dalam air. Tujuannya ada dua yakni bertahan dari pemangsa dan yang kedua menghirup oksigen dari udara. Jentik nyamuk adalah hewan air yang bernafas melalui trakea yang berada pada bagian ekor.

Foto makro Jentik Nyamuk

Nyamuk akan berada fase Larva / Jentik dalam kurung waktu 10 sampai 14 hari. Waktu ini cukup panjang untuk membuat nyamuk menjadi sumber pakan ikan. Setelah itu nyamuk akan berubah menjadi Pupa atau kepompong namun bentuk masih di dalam air.

Lama waktu menjadi pupa hanya 3 hari, namun Pupa ini relatif tidak berbeda di mata Cupang, sehingga tetap bisa dijadikan pakan ikan.

Cara Pembibitan Jentik Nyamuk

Adapun langkah-langkah untuk berternak jentuk nyamuk sebagai berikut.

1. Siapkan Lingkungan Ternak Nyamuk

  1. Siapkan ruangan ukuran 3 x 3 meter untuk kenyamana anda dan tempat nyamuk bebas bergerak.
  2. Amankan ruangan dengan menutup akses keluar nyamuk untuk nyamuk dengan kasa atau kain kelambu.
  3. Pastikan ventilasi tempat beternak berfungsi dengan baik.
  4. Siapkan wadah airberukuran 30 cm x 30 cm dalam jumlah banyak sesaui ukuran ruangan.

2. Proses Mengembang Biakkan Nyamuk.

  1. Isi wadah-wadah tersebut dengan air cucian beras dan diberi sedikit konsentrat. Bisa dari sisa pakan ayam.
  2. Buka pintu ruangan beternak nyamuk sampai 3 hari atau sampai ada tanda-tanda nyamuk sudah bertelur di dalam.
  3. Jika tidak ada tanda-tanda nyamuk bertelur, Wadah bisa dipindahkan ke dekat dengan selokan atau tempat nyamuk biasanay bertelur. Setelah wadah terisi jentik pidanhkan ke dalam ruangan tadi.
  4. Setelah telur menetas jadi jentik, biarkan saja jentik tersebut lalu jentik bisa dipanen di Hari ke tiga dan ke empat untuk pakan anakan ikan cupang, sedangkan untuk indukan bisa menggunakan jentik usia 5 hari lebih.
  5. Jangan lupa kuras wadah setiap 1o hari agar jentik tidak berubah jadi nyamuk. Hal ini juga bisa dilakuakn jika pada ember sudah terlihat banyak pupa.

Pemeliharaan Jentik Nyamuk

  • Pada kondisi air cucian beras, Jentik nyamuk tidak perlu di beri makan namun air tersebut diganti jika masa panen sudah tiba namun jika air yang digunakan adalah air biasa jentik nyamuk akan mebutuhkan makanan.
  • HIndair penggunaan wadah penetasan telur dari logam karena karat pada logam dapat berdampak pada ikan cupang atau ikan peliharaan anda.
  • Makananan jenitk nyamuk yang lain dapat diberikan melalui potongan daun segar yang diletakkan di air naun jumlahnya sedikit saja.
Ikan makan jentik nyamuk

Beternak jentik nyamuk sangat baik para peternak ikan cupang karena hal ini memberikan jaminan kebersihan dan kesehatan dair jentik nyamun. Tentu saja jentik nyamuk ternakan jauh lebih sehat dibandingkan dengan jentik yang dimabil dari selokan yang mungkin saja sudah terkontaminasi dengan limbah berbahaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *