Benarkah Pakai Legging Tidak Perlu Pakai Celana Dalam?

56 sec read

Maria Selena Pakai Legging Work Out

Dzargon – Olahraga dan Work Out adalah kebutuhan pokok bagi wanita yang ingin memiliki bentuk tubuh indah. Kegiatan ini selalu memiliki hubungan yang erat dengan pakain yang kece badai seperti Sport Bra dan Legging.

Tujuan mengenakan pakain ini tentu saja adalah memudahkan gerak pada saat melakukan aktifitas berat. Fleksibiltas dari pakaian membuat lebih dari sekedar Fashion Item dalam olahraga.

Namun mengingat Legging sudah menjadi pakain yang didesain ketat, selalu muncul pertanyaan mengenai apapakh pada saat mengenakan legging masih harus tetap mengenakan Celana Dalam?

OOTD outfit ketat legging dan manis Sport Putih

Jawaban Pakar Kesehatan

Maven Rupal Juran, seorang Ginekolog dan Praktisi mengatakan bahwa Legging bukan pengganti celana dalam bagi wanita. Celana dalam dapat membantu mengurangi gesekan antara bagian sensitif tubuh dan pakaian saat melakukan akitiftas tinggi ketika Work Out.

Celana dalam dapat mencegah terjadinya infeksi dan Ingrown hair di area kewanitaan. Hanya saja tidak semua celana dalam dipasangkan dengan Legging untuk nge-gym. Celana Dalam jenis Thong sama sekali tidak disarangkan dikenakan untuk kegiatan berat.

Model thong sangat rentang menimbulkan infeksi dan gesekan di aera selangkang. Sedangkan celana dalam yang disarankan adalah celana dalam berbahan Sutra.

Wulan Guritno Seksi dan manis Pakai Sport Bra Hitam manis dan Legging HItam

Berbeda dengan Rupal Juran, Donna Bell justru berpendapat bahwa celana dalam tidak perlu lagi dikenakan saat memaki legging.

Alasannya Celana Dalam akan membuat area kewanitaan semakin sumpek sehingga aktifitas tinggi yang memicu banyak keringat akan membuat kondisi selangkangan lebih mudah iritasi, terutama di daerah lembab di orgam kewanitaan.

Celana dalam membuat sirkulasi udara terganggu jika dipadukan dengan legging yang memiliki bentuk yang sudah ketat.

Hal yang pelru dicatat adalah kebersihan dari legging yang dikenakan. Jangan sampai dikenakan dua kali karena dapat memicu ledakan bakteri yang berinteraksi dengan keringat manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *