Belajar Aturan Dasar Lighting Dan Penempatan Lighting Pada Foto Studio Indoor

Dzargon – Fotografi tanpa cahaya itu ibarat foto tanpa foto. Yup benar sekali karena sejatinya Fotografi adalah seni melukis dengan cahaya jadi apa yan ingin dilkuis jika kuasnya tidak ada.

Hal yang sama juga dilakukan oleh fotografer indoor yang di dalam foto studio mereka. Jika cahaya tidaklah cukup, maka dibuatlah artificiell lighting dengan bantuan flash atau ligthing buatan agar cahaya yang digunakan dalam memotret cukup.

Keuntungan dari artifial Ligthing justrtu bisa menghasilkan gambar yang lebih artistik dibandingkan available light yang tidak bisa diatur oleh manusia. Hanya saja butuh penempatan dan setting yang pas agar bisa menghasilkan foto studio yang indah.

Untuk ada baiknya memahami sedikit mengenai dasar-dasar yang terkait dengan pencahayaan dalam dunia fotografi.

A. Sumber Cahaya

Sumber cahaya menjadi penentu arah datangnya cahaya. Dalam fotografi sumber cahaya terbagi atas 4 jenis.

1. Available Light

Available light adalah sumber cahaya alami yang disediakan oleh alam baik itu bulan ataupun matahari, namun cahaya bulan tidak pernah cukup terang dalam dunia fotografi model.

Cahaya matahari sangat membantu mengatasi masalah namun pada jam-jama tertentu sumber cahaya ini bersifat Hard Light dimana wajah model akan kelebihan exposure dan skin tone menjadi hilang.

teknik pemotretan  Available Light

2. Lighting Lamp

Ligthing Lamp adalah lampu foto studio yang digunakan untuk membantu pencahayaan. Lampu ini terbilang boros energi bahkan sampai 500 watt.

Keuntungan dari lampu ini bisa menghasilkan dua jenis cahaya yakni Continuous light dimana fungsinya sama persis dengan Available ligth namun intensitas cahaya di Continuous light dapat diatur sedimikian rupa agar sesuai dengan harapan fotografer.

Hal lain yang bisa didapatkan dari Ligthing lamp adalah sudut jatuhnya cahaya serta mode flash light bagi yang sudah mahir menebak tingkat keterangan cahaya tanpa harus melihat secara langsung di mode Continuous light dan live view.

Foto studio Lighting Lamp

3. Flash

Flash adalah lampu cahaya yang mudah di bawah karena ukurannya yang kecil. Fungsinya hampis sama dengan lighting lamp hanya saja tidak memiliki mode continuous light. Keuntunganya Flash bisa dibawa bahkan di luar ruangan, sedangkan untuk fotografi indoor, Flash termasuk low Budget Lighting.

Flash yang paling keren adalah Godox

4. Build in Flash

Build in flash adalah lampus cahaya yang menghasilkan cahaya seperti kilat  atau dikenal dengan nama Blist mode. Lampu ini dibenamakan biasa di bagian atas kamera dan tidak bisa diarahkan alias langsung mengarah ke muka model.

Jarak lensa dan flash yang terlalu dekat membuat cahaya flash yang dipantulan dari mata model langusng tertuju ke lensa sehingga membuat efek Red Eye dimana lensa mata model terlihat merah.

Jika cahaya pada flash dihalangi, Flash ini membantu fotografer dalam men-trigger Lighting Lamp yang punya fasilitas Eye Cat atau mata kucing yakni fasilitas menyalakan dengan merespon kilatan cahaya.

Build in Flash di kamera jadul dan rok film negatif film

B. Alat Bantu Ligthing

Alat bantu ligthing adalah peralatan yang digunakan fotografer untuk membantu sistem pencahayaan agar cahaya yang dihasilkan lebih baik. Ada banyak alat bantu namun yang paling umum dikenal fotografer sebagai berikut :

  1. Reflektor – Berfungsi memantulkan cahaya lembut ke arah tertentu. Reflektor terbuat dari bahan yang semi memantulkan cahaya. Umunya berwarna perak namun ada juga yang berwarna keemasan.
  2. Soft Box – Berfungsi untuk mengurangi besarnya intensitas cahaya yang jatuh pada model sehingga skin Tone dari si model tetap bertahan.
  3. Beauty Disk – Bentuknya melingkar dengan lobang hexagonal seperti saran lebah di seluruh permukaan. Fungsinya untuk membuat cahaya seolah-olah berasal dari sumber yang tak terhingga sehingga flash bisa langusng di tembakkan ke arah wajah model.
  4. Ligth Stand – Berfungsi untuk menempatkan posisi lampu studio yang dapat diatur ketinggian dan posisinya. Tujuannya agar menghasilkan cahaya sesaui dengan arah yang diinginkan.
  5. Trigger – Pemicu Ligthing menyala pada model Blitz, tujuannya agar kamera bisa memicu nyala lebih dari satu flash.
Selain alat-alat tersebut ada juga alat bantu ligthing yang bersifat merubah atau memberikan fill warna pada cahaya yang disebut dengan filter, namun itu hanya digunakan oleh fotografer yang sudah advance.

C. Penempatan Ligthing

Penempatan lighting adalah teknik meletakkan posisi lampu realtif terhadap tubuh model. Secara umum diletakkan tepat di depan model, namun dalam dunia fotografer ada banyak posisi yang menghasilkan cahay yang berbeda. Teknik ini dikenal dengan nama Strobiz.

1. Front Light

Front Ligth adalah teknik menempatkan flash atau lighting tepat di depan model. Tujuannya untuk menghasilkan cahaya flat pada model agar seluruh detil tubuh dan fashion item yang dikenakan model terkena cahaya.
cewek mansi rambut pirang senyum Front Light

2. Oval Light

Oval ligth adalah teknik penempatan model yang berada sekitar 45o di hadapan model tujunya untuk memberikan cahaya sebanyak 75% dari objek namun tetap menyisahkan bayangan di bagian belakang objek.
cewek manis dak seksi dengan foto model manis Oval Light

3. Side Light

Side Ligth adalah mengatur posisi cahaya seolah-oleh berasa dari samping model atau mungkin kisana 90o dari tubuh model. Sebenrnya tergantung dari kualitas lighting yang digunakan. Tujuannya untuk menghasilkan sisi gela dan terang pada tubuh model menjadi berlawanan.
Foto model cantik dan mansi dengan teknik Storbis Side Light

4. Rim Light

Rim Ligth adalah teknik menempatkan lampus di bagian belakang model namun tidak tepat membelakangi model. Tujuannya agar 25% bagian depan model saya yang terkena cahaya biasanya berupa garis tubuh dengan cahaya tepian wajah atau tubuh.

Teknik Rim Light ini sangat baik dalam memaksimalkan gestur tubuh dan pose model karena mempertegas garis terap dan gelang di tepian tubuh model.

Maksimalkan pose model dengan Rim Light

5. Back Light

Bakc ligth adalah teknik menempatkan lampu tepat berada di belakang model. Jika cukup kuat tujuannya adalah untuk membuat garis siluet tubuh model yang kontras, namuan kebanyakan digunakan oleh fotografer sebagai Hair Light agar menghasilkan efek cahaya rambut yang indah.

Back Light cewek cantik dan manis imut pakai teknik Back Light

D. Curva Histogram Cahaya / Intensitas Cahaya

Intesitas cahaya atau jumlah cahaya yang masuk dalam kamera selama proses pengambilan gambar dalam dunia fotografi dapat dilihat melalui Histogram foto. Histogram sudah disediakan di banyak kamera digital namun agar lebih detil melihat Histogram dapat dilihat dengan bantuan Software kelola gambar seperti Adobe Photoshop.

Dalam dunia fotografi Histogram secara umuj dibagi ke dalam tiga jenis yakni Over Exposure, Normal Oxposure dan Under Exposure.

1. Over Exposure (High Key)

High Key atau Over Exposure adalah kondisi dimana foto kelebihan cahaya. Hal ini dapat dilihat dari histogram foto dimana cahaya banyak berkupulan di daerah highlight.

Untuk menciptakan foto seperti ini maka ligthing yang digunakan paling tidak bagian dengan teknik Oval Light di sisi kiri dan kanan, jika masih kurang tempatkan satu lagi Front light flash.

High Key sangat keren di foto model studio terang dan cantik manis

Histogram dan Curva High Key Foto
Curva Histogram High Key 

2. Ballance Exposure (Normal Key)

Ballance Key adalah kondisi dimana exposure cahaya yang diberikan fotografer pada sebuah gambar berada pada daerah normal atau disebut kurva normal. Dalam histogram, Keberadan warna lebih banyak menumpuk di daerah Midtone pada histogram.

RAmbut pirang manis dan seksi model cantik

Foto dengan Normal Exposure cantik dan manis
Ballance Exposure Histogram

3. Under Exposure (Low Key)

Low Key atau Under Exposure adalah teknik pengambilan gambar dimana daerah Shadow dari gambar lebih dominan dibandikan dengan daerah Hihgligth. Dalam Histogram, kumpulan cahaya dan warna lebih condong di daerah kiri.

Low Key Phot dengan gesture seksi model cantik

Foto Under Exposure dengan Low Key
Low Key Histogram Photo

Akhir Kata
Nah itu dia aturan sekelumit aturan-aturan dan peralatan standar dalam fotograhi indoor di dalam studio. Silahkan kunjungi artikel menarik lain mengenai fotografi hanya di Dzargon.com

Comments

  1. Rich Ard Avatar

    artikel yang lengkap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *