6 Hambatan Memulai Bisnis Fotografi

3 min read

Jasa Fotografi di Jakarta

Fotografi adalah salah satu jasa yang tidak pernah lekang oleh waktu. Foto selalu punya tempat di dunia bisnis dengan demikian Fotografi juag akan selalu bisa di.bisniskan. Jika anda punya niat untuk memulai Bisnis Fotografi berikut ini mungkin hambatan yang akan ada temui.

1. Banyak Saingan

Fotografi adalah bisnis yang menjanjikan, uniknya lagi pekerjaan ini sangatlah fun sehingga bisa jadi hobi juga yang menghasilkan. Fotografi sendiri memiliki banyak jenis. Ada jasa fotografi yang khusus untuk prewedding, jasa foto studio dan juga makanan. 

Cewek manis hijab manyun manis cewek cantik

Fotografi di bidang makanan ini belum banyak orang berminat. Selain itu memotret makanan membutuhkan kekreatifan agar hasil yang dihasilkan dapat menarik pembeli dan masih banyak lagi jenisnya. Pesaing yang berat adalah perusahaan yang sudah lama berdiri dan populer di kalangan masyarakat. Meskipun begitu hasil dengan kualitas yang baik tetap menjadi incaran pembeli. Jangan lelah untuk promosi ke berbagai tempat dan media. 

2. Melonjaknya harga bahan cetak

Bahan cetak seperti kertas, mesin cetak, tinta dan yang lainnya selalu mengalami kenaikan harga apalagi jika harga BBM naik. Pastinya banyak barang berkualitas yang harganya mahal. Kualitas barang mempengaruhi hasil cetakan foto. Jika bahan naik pastinya harga yang dipatok juga harus naik. Belum lagi jika ada perusahaan yang berani menawarkan dengan harga lebih rendah namun kualitasnya hampir sama. 

Tentu sangat menjadi bahan pertimbangan untuk mempertahankan pelanggan setia. Belum lagi jika mesin cetak sudah tidak bagus atau rusak tentunya harus menggantinya dengan yang baru. Atau perusahaan elektronik sedang gencar-gencarnya bersaing untuk membuat mesin cetak dengan hasil yang baik dari pada yang dikeluarkan sebelumnya. 

Sebaiknya selalu beri pengumuman pada pembeli bahwa harga yang dipatok mengalami kenaikan karena harga bahan cetak yang naik. Dan beri pengertian demi mendapatkan hasil yang optimal dan kualitas yang bagus dengan terpaksa Anda menaikkan harga. Cara ini dilakukan agar para pembeli tidak kaget atau malah beralih pada jasa lain. 

3. Menurunnya kualitas dan kemampuan fotografi

Setiap hari teknik-teknik dan trik terbaru selalu bermunculan. Orang-orang kreatif selalu muncul menciptakan teknik fotografi yang baru dan unik. Dan hanya dia saja yang mengetahui. Banyak kamera baru yang memiliki hasil lebih bagus dari pada kamera yang Anda miliki.  Untuk terus meningkatkan kualitas dan kemampuan fotografi perlu mengikuti seminar atau perkumpulan. Di sana ilmu dan teknik dapat diperoleh. Selain itu bisa menjadi ajang bertanya dan berbagi pengalaman antara sesama fotografi. Baca buku-buku tentang fotografi. Pelajari tekniknya agar kemampuan bertambah. 

Anda harus mampu bersaing dan mengikuti arus agar tidak ketinggalan. Jangan puas dengan apa yang sudah dimiliki. Tanpa sadar arus fotografi sangat berkembang dengan cepat. Usia bukan masalah untuk terus kreatif dan berkembang. Jika ternyata hasil dan kualitas Anda menurun sedangkan diri sendiri tidak mampu untuk mengikuti arus maka perusahaan akan kewalahan dengan para pelanggan yang mulai meninggalkan jasa Anda. Pastinya Anda tidak ingin ini terjadi. Belajar tidak memandang usia, waktu dan tempat. Belajar dari para ahlinya akan menadapat banyak wawasan baru.

4. Cuaca yang tidak mendukung

Cuaca adalah kendala yang sangat menyebalkan. Bayangkan, tempat sudah diatur sedemikian rupa namun tiba-tiba hujan. Tidak mungkin Anda menunda pemotretan pada hari lain sedangkan pada hari lain jadwal pemotretan sudah penuh. Terpaksa yang sebelumnya berada di luar ruangan berubah menjadi di dalam ruangan dengan merubah konsep yang ada. Cuaca yang tidak mendukung dapat menunda pekerjaan. Apalagi bila pelanggan berkeinginan foto dengan nuansa matahari tenggelam namun setelah sampai tujuan cuaca tiba-tiba mendung. Karena untuk mendapatkan cahaya matari waktu yang bisa dimanfaatkan tidak banyak. 

Sebelum melakukan pemotretan sebaiknya perhatikan kondisi cuaca dan lokasi pemotretan. Jika lokasi berada di dalam ruangan pastinya cuaca hujan maupun mendung tidak menjadi masalah. Namun bila di luar ruangan pastinya sangat mengganggu. Jika pelanggan meminta untuk melakukan pemotretan di luar ruangan namun kondisi cuasa tidak menentu sebaiknya siapkan rencana B untuk berjaga-jaga. Dengan begini waktu yang sudah dipersiapkan tidak terbuang sia-sia.

5. Makin banyaknya masyarakat yang gemar fotografi

Hobi fotogafi semakin diminati masyarakat terutama kalangan anak muda. Ini juga merupakan hambatan karena mereka memilih untuk melakukan sendiri daripada menyewa jasa fotografi. Selain banyak jasa pencetakan foto yang murah dan sudah menjamur dimana-mana. Jika dulu saat ada acara pernikahan atau pesta orang lebih suka menyewa jasa fotografi untuk mendokumentasikannya. Karena dulu belum banyak orang yang mengerti mengenai fotografi dan harga kamera digital masih terbilang mahal. Namun sekarang harga kamera digital tidak semahal dulu. 

Lagi pula belajar fotografi bisa dilakuakn secara otodidak. Dan sekarang banyak komunitas fotografi yang berbagi ilmu pada mereka fotografi amatiran. Meskipun ini hambatan namun jadikanlah sebuah rintangan yang harus dihadapi.

Walaupun masyarakat banyak yang memliki hobi fotografi, tetap tunjukan kreatifitas dan kualitas Anda yang jauh lebih unggul daripada mereka. Kamera memang bisa dibeli namun kekekreatifan dan kecerdasan Anda dalam memotret tidak bisa dimiliki oleh orang lain. Keahlian yang sama memang bisa dimilki banyak orang namun sentuhan fotografi seseorang pastinya berbeda-beda. 

6. Memilih kamera digital yang berkualitas

Pemilihan kamera digital memang sangat penting karena ini adalah modal utama. Beberapa kamera memiliki keunggulan dalam porsinya masing-masing. Misalnya kamera Cannon lebih unggul untuk pemotretan di luar ruangan, sedangkan Nikon lebih unggul di dalam ruangan. Sebaiknya Anda memiliki keduanya agar hasil yang didapatkan lebih bagus.

Kamera yang berkualitas pastinya membutuhkan perawatan yang baik pula. Percuma jika kamera yang Anda miliki berkualitas tinggi namun jarang dirawat dengan baik maka kualitas kamera akan menurun. Gunakan dengan hati-hati agar kamera tetap awet dan terjaga. 

Barang yang berkualitas pastinya harganya juga mahal. Sebelum membeli sebaiknya berkonsultasi dengan yang sudah ahli di bidangnya agar tidak menyesal di kemudian hari. Cari yang penggunaannya nyaman dan hasilnya bagus untuk bidangnya sendiri-sendiri. Memang setiap tahun kamera digital selalu mengalami perkembangan yang lebih  bagus. Jika Anda kreatif pastinya hal ini tidak menjadi masalah. Terus berusaha dan belajar agar tidak termakan oleh perkembangan zaman.   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.