Tips Hunting Foto Model Outdoor dengan Lensa KIT 18-55 mm F/3.3-5.6

1 min read

Dzargon – Hunting model Fotografi memang menjadi salah satu hoby yang super mahal karena ada banyak peralatan yang dibutuhkan pada saat Hunting. Lantas bagaimana jika kita hanya memiliki lensa Kit Standar bawaan saat membeli karena yakni Lensa 18-55 mm dengan f/3.5-5.6?

Yah tentu saja lensa tersebut sudah bisa digunakan multipurpose karena lensa kita bawaanya sangat handal untuk memotret foto landscape di F 18 mm dan juga sangat tajam dalam mengisolasi model di F 55 mm. Hanya diperlukan beberapa tips sebagai berikut :

1. Maksimalkan Pose 

Foto Model tentu saja tidak melulu masalah Gear yang digunakan tapi juga masalah Modelnya yang menjadi Point of Interest dari foto tersebut. Nah oleh sebab itu untuk menutupi ketajaman lensa Kit bisa dialihkan ke pose model sehingga mata lebih tertuju pada model bukan kualitas gambar.

Anita Herlina paha mulus cewek igo model

2. Gunakan Aparatur yang Tepat

Lensa Kit 18-55 mm merupakan jenis lensa yang komplit dimana mampu digunakan untuk motret dengan daerah ketajaman yang sangat dalam (Baca : Depth of Field) pada lebar 18 mm, dengan bukaan 11 dan 16, atau menghasilkan foto bokeh dengan bukaan 5.6 di fokal 55 mm. Syartanya Model dan lensa terpisah sejauh 3 meter dan model dan background terpisah 8 sampai 10 meter minimal.

3. Gunakan Iso Rendah

Kamera Low End tentu saja memiliki kualitas sensor yang lebih rendah dibandingkan dengan kamera profesional berharga mahal. Oleh karena sangat disarankan menggunakan ISO super rendah yakni 100 sampai dengan 400

4. Maksimalkan Avalabel Ligth

Salah satu keuntungan dari motret Outdoor adalah tersedianya Avalabel ligth yang sangat banyak sehingga memudahkan dalam hal mengatur Exposure karena fotografer tidak perlu khawatir kekurangan cahaya.

Tipsnya adalah indari Back Ligth yang terang seperti sumber cahaya yakni matahari karena Foto akan menjadi Over Exposure di Model dan model memiliki wajah yang gelap. Tips lainnya adalah manfaatkan reflektor agar shadow di daerah wajah berkurang.

Anita Herlina tips pose model fotorafi

5. Waktu yang Tepat

Dalam dunia fotografi, cahay matahari dikenal dengan dua waktu yakni Blue Hours pada jam 5 sampai dengan jam 7 pagi dimana cahaya yang muncul dari matahari dominan biru sedangkan Jam 3 sampai jam 5.30 dan cahaya dengan warna kekuning-kuningan atau Golden Time. Manfaatkan warna dominan untuk konsep foto kamu.

6. Perhatikan Wardrobe

Sebelum menentukan WArdrobe ada baiknya perhatikan lokasi pemotretan, Upayakan Warna dan motif Baju yang dikenakan oleh model contrast dengan latar belakang. Misalnya kalau motret di kebun yang dominan hijau yang dihindarilah motif bunga-bunga atau warna hijau, jangan sampai modelnya jadi Bunglong.

Paha Mulus dan Seksi Cewek Banjar

7. Gunakan Filter CPL

Cahaya Matahari saat motret outdoor tentu saja tidak dapat diatur, karena datang sesuai dengan posisinya. Nah terkadang masalah yang muncul adalah silau atau mengkilat di muka model. Nah untuk menghilangkan kilatan cahaya tersebut bisa memanfaatkan filter CPL. Hal ini dapat menghilangkan kesan kulti wajah berminyak bagi model

James Bond – No Time to Die Bakalan Ditemani…

Dzargon – Wabah Corona Virus Disease 2019 atau COvid-19 telah berhasil mengubah tatanan sosial dunia. Salah satu dampak buruknya juga terasa sampai ke industri...
Ahmad Dahlan
1 min read

Kumpulan Foto Hijaber Cantik Indonesia Yang Tidak Terkenal Tapi…

Dzargon – Indonesia memang terkenal dengan banyak cewek-cewek cantik yang tersebar di seluruh penjur tanah air. Apalagi cewek-cewek cantik yang mengenakan hijab yang sering...
Ahmad Dahlan
27 sec read

72 Fakta Unik Tentang Pengatahuan Umum yang membuatmu Tercengan

Dzargon – Bumi ini adalah satu-satunya planet yang dihuni lebih dari 7,5 milliar orang. Sehingga sangat wajar jika tingkah laku dari setiap jiwa dari...
Ahmad Dahlan
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *