Perang Salib – Titah Paling Berdarah Paus Urbanus II dan Lembaga Gereja Katolik

2 min read

Dzargon – 10 abad yang lalu, tepatnya pada hari Rabu 27 November 1095, Paus Urban II  (Indonesia: Paus Urbanus II) mengeluarkan pidato politik keagamaan yang akan berdampak pada perang panjang sekitar 5 abad berikutnya dan menjadi pidato paling berpengaruh pada abad pertengahan (Middle Ages).

Sebagian sejarawan juga menyebutnya pidato ini mengantarkan Eropa dari abad pertengahan ke abad kegelapan (dark age) karena banyaknya kesalahan praktik pembunahan dan kejahatan yang berlindung di payung agama.

Pidato yang dilantangkan dengan pekikan “God wills it” secara harfiah berisi propaganda untuk umat kristen eropa yang mayoritas katolik agar menolong saudara seimam mereka yang ada di tanah Arab yang mayoritas bergama Ortodoks. Seruan ini bersisi panggilan yang menyatakan perang ke umat muslim dan upaya untuk menguasai kembali tanah suci.

Paus Urban II

Paus Urban II dilahirkan di Lagery sebagai dengan nama Baptis Odo. Puas Urban II merupakan murid dari Paus Gregory VII yang memiliki pandangan yang revolusioner terhadap inkuisi dan kelembagaan Geraja Katolik. Pemikiran seputar pelanggaran pemuka agama (ulama-ulama kristen) yang menyebarkan banyak bidah yang lazin di kawasan Eropa saat itu.

Odo de Lagery juga menentan kebijakan penjualan aset-aset gereja seperti Simony. Pandangan-pandangan yang diutarakan oleh Paus Urban II ini membuatnya menjadi sosok yang kuat dalam lembaga gereja Katolik dan membuatnya terpilih pada tahun 1088 sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik Roma yang saat itu mengalahkan rivalnya Clement III.

Pada penghujung abad 11, tana suci umat Kristen di Yerussalem mengalami gejolak. Terjadi perang agama yang diinisiasi oleh Dinati Faitimiyah. Perang in ibanyak berdampak pada peziarah kristen yang ke Yerussalem, mereka diserang oleh orang-orang islam.

Konflik semakin memanas, terutama ketika Kaun Seljuk Turki behrasil mengambil alih Yerussalem dari  tangan Kristen dan Dinasti Fatimiyah. Orang-orang Turki menjadi ancaman bagi kekaisaran Bizantium atau yang dikenal sebagai Romawi Timur.

Posisi Konstatinople, yang merupakan ibu kota Dari Bizantium sudah berada di ujung hidung orang-orang Seljuk Turki. Kaisar Bizantium, Alexius I yang merasa terjepit dengan posisi tersebut akhirnya dengan sangat terpaksa meminta bantuan ke Eropa melalui pendekatan keagamaan, meskipun pada saat itu Ortodoks dan Katolik merupakan dua institusi agama yang memiliki banyak pandangan yang bertolak belakang.

Bagi Bizantium, Katolik Roma merupakan harpaan mereka berhatan dari invasi yang dilakukan oleh Turki Sejuk di wilayah mereka, sedangkan bagi Katolik Roma, ini merupakan kesempatan emas untuk menyatukan dunia kristen barat dan kristen timur yang pada waktu itu terpceah dan hampir bersebelahan sisi.

Pope Urban II
Lukisan Paus Urbanus II

Seruan Perang Paus Urbanus II

Konsili Clermont yang dilaksanakan di Perancis dihadiri oleh banyak Klerus dan bangsawan eropa. Paus Urbanus II melihat pertemuan akbar tersebut adalah waktu yang sangat tepat untuk menyampaikan pidato yang berisi ajakan untuk beperang melawan Islam dan merebut Yerusalem sebagai perintah dari tuhan melalui pekikan “God Wills it” atau tuhan menginginkannya.

Dalam pidato-nya paus Urbanus II meningkatkan rasa benci terhadap muslim dan mendorong gerakan anti muslim. Pidato-pidato ini berisi kata-kata yang merendahkan orang-orang muslim dan membesar-besarkan tindakan anti kristen yang dilakukan oleh orang Turki Seljuk.

Sampai pada kalimat pamungkas dari Paus Urbanus II yang legendaris dan sering dijadikan kalimat propganda yang difilm-film bertema perang Salib, Kill a Saracen is not a murder, its path to the heaven,” dan “God Wills it!” yang secara harfiah bermakna “membunuh seorang muslim bukanlah sebuah kejahatan tapi salah satu jalan menuju surga” dan ” tuhan menginginkannya”.

Pidato Keagaaman dan propaganda Paus Urbanus II ini berhasil menarik perhatian publik. Dengan cepat isi pidato tersebut tersebar ke seluruh penjuru Eropa dna berhasil menjadi isu yang paling santer dibicarakan dari mulut ke mulus dan melalui corong gereja.

Perang Salib I peter Si lalim
Ilustrasi Peter si Petapa yang Memimpin Pasukan Salib Gelombang Pertama

Pasukan Salib I Tanpa Komando

Sejarah mencatatkan Pidato Paus Urbanus II berhasil menelusuk ke hati orang-orang kristen Eropa tidak hanya ketika Paus Hidup, bahkan sampai 5 abad kematiannya Pidato ini masih tetap menjadi dasar-dasar orang Eropa terjun ke Perang Salib.

Gelombang pertama perang salin bahkan sudah direspon sekitar 60 ribu sampai 100 ribu orang-orang eropa yang terdiri dari petani, gelandangan dan rakyat jelata. Gelombang pertama ini tanpa koordinasi yang jelas malah dipimpin oleh Peter de Hermit (Petrus si Pertapa).

Petrus merupakan seorang yang awam kepemimpinan dan kehalian militer. Berjalan ke Eropa bersama orang-orang yang tidak memiliki pengalaman militer dan hanya bergerak karena merespon khutbah Paus. Jumlah yang minim organisasi ini akhirnya menjadi beban bagi kerajaan Bizantium setibanya di wilayah kekuasaan Roma Timur.

Setelah menetap berapa lama di Konstantinople, kelompok peter diminta meninggalkan Konstatinople untuk bergerak ke tanah suci, namun karena di jalan menuju Yerussalem mereka ketemu dengan tentara profesional Seljuk Timur, hasilnya seluruh pasukan tersebut rata dengan tanah dan tanpa sisa sama sekali.

Kematian ini merupakan kematian besar pertama di perang Salib dan menyusul kekalahan-kekalahan Tentara Salib di Tanah suci kecuali pada Perang Salib Pertama dimana Baldwin II berhasil menaklukkan Yerussalem.

Paus Urbanus meninggal pada tahun 1099, dua minggu setelah Yerussalem berhasil ditaklukkan oleh tentara Salib, namun berita tersebut belum sempat sampai ke Paus Urbanus II. Meninggalkan peran Salib ini telah memicu Api perang sampai berakhir di pertengahan Abad 15, 500 tahun lebih setelah Paus Urbanus II meninggal.

James Bond – No Time to Die Bakalan Ditemani…

Dzargon – Wabah Corona Virus Disease 2019 atau COvid-19 telah berhasil mengubah tatanan sosial dunia. Salah satu dampak buruknya juga terasa sampai ke industri...
Ahmad Dahlan
1 min read

Kumpulan Foto Hijaber Cantik Indonesia Yang Tidak Terkenal Tapi…

Dzargon – Indonesia memang terkenal dengan banyak cewek-cewek cantik yang tersebar di seluruh penjur tanah air. Apalagi cewek-cewek cantik yang mengenakan hijab yang sering...
Ahmad Dahlan
27 sec read

72 Fakta Unik Tentang Pengatahuan Umum yang membuatmu Tercengan

Dzargon – Bumi ini adalah satu-satunya planet yang dihuni lebih dari 7,5 milliar orang. Sehingga sangat wajar jika tingkah laku dari setiap jiwa dari...
Ahmad Dahlan
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *