Biodata Maudy Ayundha

Makalah Biografi Maudy Ayundha – Artis Multitalenta yang Raih Sukses di Jalur Akademik

Makalah ini berisi Biografi Artis Cantik Maudy Ayundha yang berhasil sukses di dua jalur yakni jalur hiburan dan akademik. Dua hal yang selama ini di anggap bertolak belakang ternyata berhasil di taklukkan oleh Maudy Ayundha di mana tidak semua orang bisa berhasil di dua tempat secara bersamaaan.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Maudy Ayundha adalah sosok yang sangat cocok dijadikan panuta remaja masa kini. Pasalnya tidak hanya berhasil di dunia hiburan yang padat dengan kegiatan, Wanita muda ini juga sukses dari sisi Aspek Akademik. Wanita pemilik nama asli Ayunda Faza Maudya tidak terlena dengan prestasi yang ia dapatkan sebagai artis film layar lebar, namun tetap berhasil tembus di dua perguruan terbaik dunia untuk program studi Magister.

Film Layar lebar berjudul Perahu Kertas 1 dan 2 yang release tahaun 2012 dan 2015 silam berhasil menancapkan namanya di industri hiburan Nasional. Selain akting, Maudy juga merambah dunia tarik suara pada tahun 2011 dan mengeluarkan single pertamanya berjudul “Tiba-Tiba Cinta Datang”. Tidak hanya jago berperan, Maudy mempunyai suara yang merdu dan piawai melantunkan melodi. Membagi waktu antara pendidikan dan karir bukanlah hal yang mudah,  apalagi dalam dunia industri hiburan.

Salah satu yang berhasil mengimbanginya ialah Maudy Ayunda, akrtis dan penyanyi yang sukses menamatkan pendidikan tinggi di Inggris.

Berdasarkan perjalanan karis Maudy Ayundha di atas maka penulis mencoba menulis makalah dengan judul “Bibliografi Maudy Ayunda”

B. Rumusan Masalah

Dari latar belakang penulisan di atas, adapaun beberapa rumusan masalah yang dibuat oleh penulis yakni:

  1. Bagaimana Biografi dan Karier kehidupan Maudy Ayundah?
  2. Bagaimana perjalanan pendidikan Maudy Ayundha?
  3. Penghargaan apa yang diterima Maudy Ayundah selama menjadi artis?

C. Manfaat Penulisan

Manfaat penulisan makalah ini untuk mengetahui bibliografi kehidupan Maudy Ayundha dan untuk mendapatkan nilai tugas Seni Budaya.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Biodata Maudy Ayunda

Maudy Ayunda lahir di Jakarta, 19 Desember 1994 dengan nama lengkap Ayunda Faza Maudy. Maudy adalah anak dari pasangan Didit Jasmedi R. Irawan (ayah) dan Muren Murdjoko (Ibu). Ia adalah anak pertama dari dua bersaudara dengan nama adiknya adalah Amanda Khairunnisa.

Hobi yang ia tekuni dari kecil adalah membaca dan menurut penuturan kedua orang tuanya, Maudy sudah mampu membaca pada usia 3 tahun. Maudy mendapatkan pendidikan di sekolah Mentari Intercultural School dengan bahasa pengantar bahasa Inggris. Pada awalnya Maudy kesulitan beradaptasi dengan kemampuan bahasa yang ia miliki karena bahasa Ibu Maudy adalah bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa. Namun setelah lama beradaptasi, akhirnya Maudy Ayundha bisa menggunakan bahasa Inggris layaknya Native.

Tahun 2005, di usia yang masih 9 tahun, Maudy mendapatkan kesempatan bermaian film layar lebar dengan judul Untuk Rena sebagai Rena namun setelah film tersebut, Maudy kembali fokus membangun karir di dunia pendidikan. Setelah lulus SD, Maudy melanjutkan sekolah di yayasan yang sama yakni SMP Mentari Intercultural School, Jakarta lalu di tingkat SMA di British School Jakarta.

Di sela-sela kesibukannya sebagai Siswi Sekolah menengah, Maudy terlihat bermain dalam 3 film layar lebar yakni film Sang Pemimpin (2009) sebagaian Zakiah Nurmala, Rumah Tanpa Jendela (2011) sebagai Andini dan Tendangan dari Langit (2009) sebagai Indah.

Setelah lulus SMA, Maudy sempat bermain dalam Film Perahu Kertas 1 dan 2 (2012) sebagai Kugy dan Film Malaikat tanpa Sayap (2012) sebagai Mura. Setelah ia melanjutkan kuliahnya di Oxford University pada jurusan Politics, Philosophy and Economics dan dinyatakan lulus pada tahun 2016. Pendidikan S2 ia selesaikan di dua jurusan yakni Stanford University pada jurusas Master of Business Administrasion dan Master of Arts in Education pada tahun 2021 silam.

  • SD: SD Al-Izhar
  • SD: Mentari Intercultural School, Jakarta
  • SMP: Mentari Intercultural School, Jakarta
  • SMA: British School Jakarta
  • S-1: Universitas Oxford, P.P.E (Politics, Philosophy, and Economics) – lulus 2016
  • S-2: Universitas Stanford, M.B.A. (Master of Business Administration) dan M.A. (Master of Arts in Education) – lulus 2021

B. Karir Maudy Ayundha

1. Debut 2005 – 2010

Debutnya dalam dunia hiburan tanah air diawali lewat film Untuk Rena yang dibintanginya bersama Surya Saputra pada tahun 2006. Dalam film tersebut, Maudy berperan sebagai Rena. Karena perannya di film tersebut, Maudy dianugerahkan penghargaan Aktris Utama Terpilih oleh Festival Film Jakarta 2006 di usianya yang baru menginjak 11 tahun.

Selain itu, Maudy juga mendapatkan peran di film Sang Pemimpi. Dalam film Sang Pemimpi, ia berperan sebagai gadis Melayu bernama Zakiah Nurmala. Di film tersebut, Maudy tidak hanya berperan sebagai Zakiah Nurmala, pujaan hati sang tokoh utama, Arai, tetapi juga ikut menyanyikan salah satu soundtrack-nya yang berjudul “Mengejar Mimpi”. Sejak itu, namanya mulai diperhitungkan sebagai artis belia berbakat di Indonesia. Maudy juga berhasil menjadi finalis GADIS Sampul 2009.

Seleksi Gadis Sampul 2009 Maudy Ayundha

2. 2011–2014: Perahu Kertas dan Panggil Aku

Pada tahun 2011, setelah memerankan anak umur 11 tahun dan gadis SMA pujaan hati di film Sang Pemimpi, Maudy Ayunda hadir dalam film karya Aditya Gumay, Rumah Tanpa Jendela sebagai Andini, kakak Aldo (diperankan oleh Emir Mahira). Ia juga beradu akting dengan Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan dalam film Tendangan dari Langit. Tahun berikutnya, Maudy bermain dalam film Malaikat Tanpa Sayap yang dibintangi bersama Adipati Dolken. Film ini juga mempertemukan kembali Maudy dengan Surya Saputra.

Tanktop Perahu Kertas Maudy Ayundha

Tidak hanya berkarya di seni peran, Maudy juga merilis album yang berjudul Panggil Aku…. Dalam album yang berisi 10 lagu ini, Maudy memasukkan salah satu lagu ciptaannya yang berjudul Tetap Bersama. Karier menyanyinya tidak berhenti sampai di situ. Dalam film terbarunya, Perahu Kertas, Maudy juga didapuk untuk mengisi soundtrack film yang berjudul sama, yaitu berjudul Perahu Kertas ciptaan Dewi Lestari.

Pada Januari 2014, Maudy berduet dengan penyanyi yang bertempat tinggal di Amerika, David Choi dan mengeluarkan lagu berjudul “By My Side”. Lagu tersebut telah diputar berbagai radio di Indonesia dan beberapa hari kemudian rilis di Itunes Musik Indonesia pada tanggal 10 Januari 2014. Lagu tersebut akan dimasukan di album terbaru Maudy yang akan dirilis tahun 2014.]

Video klipnya sendiri telah dirilis di Youtube pada tanggal 19 Maret 2014.

3. 2018–sekarang: Oxygen

Pada tahun 2018, Maudy kembali merilis album yang berjudul Oxygen. Album yang merupakan rilisan ketiga setelah Panggil Aku dan Moments ini, melibatkan Maudy dalam berbagai hal, contohnya mulai dari pembuatan lagu dan penulisan lirik. Komposisi album Oxygen berisi 11 lagu, terdiri dari 9 lagu yang baru pertama kali dirilis, dan 2 lagu yang merupakan extra track.

Pada tahun 2019, Maudy dipercaya untuk memerankan Hasri Ainun Besari di usia remaja dalam film Habibie & Ainun 3 yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film tersebut rilis tepat di hari ulang tahunnya ke-25. Selain memerankan Ainun remaja, Maudy juga mengisi jalur suara film tersebut dengan menyanyikan lagu “Kamu & Kenangan” ciptaan Melly Goeslaw. Maudy juga berhasil mendapatkan nominasi di Festival Film Bandung 2020 atas perannya di film tersebut.

Maudy merilis singel “Goodbye” yang dirilis pada 5 September 2019. Maudy mengatakan, singel ini merupakan pesannya untuk berpamitan sebelum keberangkatan ke Amerika Serikat dalam melanjutkan pendidikannya.

C. Daftar Pencapaian Maudy Ayundha

Selain membangun karier di dunia hiburan, Maudy juga menaruh perhatian pada dunia politik dan ekonomi Indonesia, khususnya yang memberikan dampak langsung terhadap kehidupan anak muda. Salah satu pencapaian terbesar Maudy Ayundha dalam bidang politik adalah menjadi Juru Bicara Presiden di conference G20.

Hal ini yang membedakan Maudy Ayundha dalam dunia Politik, dimana Artis Lain cuman aji mumpun dengan popularitas mereka bahkan tidak banyak yang mengerti politik tapi sering nge bacit pilitin seperti Tsamara Amany yang sempat kabur ketika di Undang kedubes Rusia untuk Indonesia setelah membuat statement yang keji tentang kebebasan pers di Rusia yang tentu saja tidak benar.

1. Film

TahunJudulPeranKeterangan
2005Untuk RenaRenaPemeran Utama Wanita Terpilih di Festival Film Jakarta 2006
2009Sang PemimpiZakiah Nurmala
2011Rumah Tanpa JendelaAndini
2011Tendangan Dari Langit Indah
2012Malaikat Tanpa SayapMura
2012Perahu Kertas 1Kugy
2012Perahu Kerta 2Kugy
2013RefrainNiki
2014Siapa di Atas PresidenLaras
2015Bettle of SurabayaYumnaPengisi Suara
2017Trinity : The Naked TravelerTrinity
2019Trinity TravelerTrinity
2019Habibie & Ainun 3Ainun Muda
2021Losmen Bu BrutoJeng Sri

2. Iklan

  1. Susu Kental Manis Cap Enaak (2006)
  2. Laurier (2011)
  3. Suzuki Nex (2012)
  4. Coca Cola (2012)
  5. Line (2013)
  6. Pond’s (2014)
  7. Indomie (2014)
  8. Good Day (2015)
  9. Tolak Angin (2016)
  10. Coolpad (2016)
  11. Erlangga (2016)
  12. Bank CIMB Niaga #KejarMimpi (2016)
  13. Chocomania (2017)
  14. Quipper (2017)
  15. Lux (2017)
  16. Vivo Smartphone (2017)
  17. XL Prioritas (2018)
  18. Pantene (2018)
  19. Pond’s (2018)
  20. Vivo V15 (2018)
  21. Bukalapak (2019)
  22. Pond’s Maudy Ayunda (Pond’s Limited Edition Maudy Ayunda) (2018)
  23. Lux Maudy Ayunda (Lux Limited Edition Maudy Ayunda) (2019)
  24. Pantene Gold (2019)
  25. Redoxon (2020)

3. Album solo

  1. Panggil Aku. . . (2011)
  2. Moments (2015)
  3. Oxygen (2018)
  4. Ost. Perahu Kertas (2012, bersama Elyzia Mulachela, Dendy Mike’s, Nadya Fatira, Rida Sita Dewi, The Triangle, dan Adrian Martadinata)

4. Musik Video Loveable

  1. Singel “Aku atau Temanmu” (album Panggil Aku. . .) (2011)
  2. “Tiba Tiba Cinta Datang” (album Panggil Aku. . .)
  3. “Perahu Kertas” (album Perahu Kertas)
  4. “Tahu Diri” (album Perahu Kertas 2)
  5. “Cinta Datang Terlambat” (soundtrack Refrain) (2013)
  6. “Never” (album Hidden Collection) (2013)
  7. “Wake Up” (album Hidden Collection) (2013)
  8. “Haunted” (album Hidden Collection) (2013)
  9. “Loveable” (album Hidden Collection) (2013)
  10. “By My Side” (featuring David Choi) (2014)
  11. “Bayangkan Rasakan” (2014)
  12. “Untuk Apa” (2015)
  13. “Jakarta Ramai” (2016)
  14. “Sekali Lagi” (2016)
  15. “Seb’rapa Jauh Ku Melangkah” (soundtrack Moana versi Bahasa Indonesia) (2016)
  16. “Satu Bintang di Langit Kelam” (soundtrack Trinity, the Nekad Traveler) (2017)
  17. “Kejar Mimpi” (2017)
  18. “Kutunggu Kabarmu” (2017)
  19. “We Don’t (Still Water)” (Featuring Teddy Adhitya ) (2018)
  20. “Aku Sedang Mencintaimu” (2018)
  21. “Kamu & Kenangan” (soundtrack Habibie & Ainun 3) (2019)
  22. “Temani Aku” (2019)
  23. “Goodbye” (2019)

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Wanita ini benar-benar multi talent , ternyata selain berkecimpung dalam dunia seni dan sosial yang tinggi ia juga merupakan seorang penulis handal. Ia sudah meluncurkan dua buku berjudul “A Forest of Fables” (2005) dan “Dear Tomorrow” (2018). Dan lebih hebatnya dia juga mahir memainkan alat musik gitar dan piano.

Banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari kehidupan Maudy Ayunda,  Waktu Adalah Hal yang Sangat Penting dia mengajarkan bahwa waktu adalah hal yang harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Di saat liburan tiba, Maudy pulang ke Indonesia untuk kembali berkarir, dan saat dia kembali ke negara tempatnya mengenyam pendidikan, dia fokus untuk belajar.

Dan wanita ini pun berhasil membuktikan jika usaha tak akan pernah menghianati hasil, Tentu kamu juga tahu bahwa selain berjiwa seni, Maudy juga seorang yang cerdas. Dia berhasil masuk universitas bergengsi dunia, yaitu Universitas Oxford. Jurusan yang dia ambil pun tak main-main, yaitu Philosophy Politics Economic. Dia membuktikan bahwa usaha memang tak pernah terkhianati oleh hasil yang akan dicapai.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *