Curhatan Karyawan Ditaksir Bos yang Sudah Punya Istri

Dzargon – Saya seorang karyawati sebuah perusahaan swasta yang bergerak di bidang jasa. Tidak ada masalah dengan pekerjaan saya tapi saya punya seorang bis yang memiliki perasan khusus ke saya. Mudahnya si Bos naksir sama saya, tapi sayangnya Bos tidak mengutarakannya ke sata.

Masalah ini berbuntut ke banyak masalah, misalnya saja yang pertama si Bos sendiri sudah punya keluarga. Hasilnya rekan-rekan kantor membuat keadaan semakin buruk seperti membuat gosip aneh-anehlah tentang saya sampai ada beberapa orang yang menghasut Bos untuk memecat saya.

Padahal sampai saat ini saya sendiri belum pernah mendapatkan pengakuan langusng dari si Bos dan tidak ada masalah dengan hubungan kami sebagai atasan dan bawahan. Apalagi si Bos memang orang yang baik, ramah, supel dan humiris.

Kalau kalian ada di posisi ini apa yang akan kalian lakukan?

Catata : saya sangat membutuhkan pekerjaan saya saat ini jadi sulit berfikir untuk berhenti dan posisi hubungan saya dengan bos baik-baik saja sebagai atasan dan bawahan. Tidak lebih dari itu.

Kiriman :

Anna (24), Karyawan Swasta

3 komentar pada “Curhatan Karyawan Ditaksir Bos yang Sudah Punya Istri

  • 16 Januari 2022 pada 7:35 am
    Permalink

    It’s A Trap..

    Wah Tipe-Tipe Fak Boy Tuh.

    Sebaiknya cpt2 lurusin masalah ini. Baiknya beri konfirmasi langsung ke manusia2 gosip itu kalau sista gk ad hubungan apa2 dan sama sekali gk kepikiran pnya perasaan ke boss itu..

    Biasanya sih sengaja ngomong ke rekan2nya, biar ntr klo sista jadi baper, dket sma dia, trus ketahuan bini nya, ada alasan utk berkata “wanita itu yg dekatin saya kok”. Begitulah kira2 pemikiran gw dari sudut pandang laki2..

    Balas
  • 16 Januari 2022 pada 7:37 am
    Permalink

    Cuma ada 3 pilihan:
    1. Tegesin ke rekan2 kerja yg lain bahwa ente ga ada hubungan apa2 sama si bos.

    2. Cuekin aja. Anjing menggonggong, khafilah tetap berlalu.

    3. Cari kerja baru. Begitu dapet, ajukan resign.

    Dipikir2 aja.

    Balas
  • 15 Februari 2022 pada 2:12 pm
    Permalink

    Mending resign aja cari kerjaan yang lebih baik. Karena kalau dibiarkan berlarut larut malah bisa merembet kemana mana. Kalau bertahan pun pasti bakalan bikin ga nyaman kinerja jadi ikutan drop juga.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.