Artemia – Alternatif Pakan Aman dan Sehat Burayak Cupang

1 min read

Udang Purba Atermia Salina micro

Dzargon – Salah satu masa yang paling sulit dalam beternak ikan cupang adalah pada fase Burayak. Burayak ikan cupang adalah anak ikan cupang usai 1 sampai 5 hari. Pada masa ini, anatomy tubuh ikan cupang belum sempurna dan bahkan alat geraknya belum begitu baik. Hal ini membuat burayak ikan cupang akan sulit bergerak di dalam air.

Uniknya Burayak Cupang belum bisa bernafas dari air sehingga pada fase ini sebagian besar hidupnya dihabiskan di permukaan air. Jika tenggelam maka induk jantan akan memasukkan ke dalam mulutnya lalu dibawah ke permukaan air. Jika tidak, Burayak akan mati.

Burayak Ikan Cupang di Bubble Nest
Burayak Cupang

Kondisi ini juga membuat Peternak dan breeder harus berupaya ekstra keras untuk menjaga kelangusngan hidup ikan Cupang ini termasuk dalam hal menyediakan pakan bagi Burayak. Salah satu pakan yang sehat dan aman adalah Artemia.

Artemia

Artemia adalah hewan renik dengan ukuran yang sangat kecil. Hewan ini sejenis udang purba berukuran micro yang kaya akan protein. Terlurnya sangat kecil, bahkan 1 gram telur artemia berisi 1/4 juta kista artemia. Kista ini kemudian pecah menjadi baby Artemia dan pada fase inilah Artemia dijadikan pakan untuk burayak ikan cupang.

Taksonomy Artemia Salina :

Phylum: Anthropoda
Kelas: Crustacea (Udang-udangan)
Subkelas: Branchiopoda
Ordo: Anostraca
Familia: Artemidae
Genus: Artemia
Spesies: Artemia salina

Artemia pertama kali diamati pada ahun 1755 oleh Schlosser. Artemia adalah hewan yang memiliki toleransi sangat tinggi terhadap kadar garam (Salinitas). Pada air dengan salinitas 15-30 ppt pada suhu kamar, Telur Aretmia akan menetas dalam kurung 24 sampai 36 jam.

Pemberian pakan ke Burayak

Pemberikan pakan Artemia pada burayak Ikan Cupang dilakukan pada saat telur baru saja menetas. Adapun cara menetaskan telur Artemia adalah :

  1. Siapkan wadah berbentuk kerusut seperti Botol air meniral yang dipotong
  2. Air laut atau air garam
  3. Aerator
  4. Pemanas (lampu pijar atau Termostat)
  5. Bibit Artemia

Bibit Artemia bisa langsung ditaruh di wadah dengan suhu kamar, jika suhu udara sekitar sudah mencapai 30oC, peran pemanas sudah bisa dikurangi. Tunggu sampai 1 setengah hari lalu saring dengan penyaring dari kain lembut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *