Cosplay Seksi Nico Robin dan Jena Damayya Pamer Paha Mulus

Apa arti Cosplay?

Apa itu cosplay? Apa cosplay sekedar mengenakan pakaian atau Costum Anime sesuai dengan namanya Costum play? Yuk kita simak pembahasan untuk mengenal konsep cosplay sebenarnya.

Cosplay Nami Seksi Dress Merah Dressrosa

Mengenal Cosplay

Sesuai dengan namanya, Cosplay berasal dari kata Costume Play yakni aktivitas berupa mengenakan pakaian, berdandan dan berperan sebagai karakter fiksi atau budaya populer tertentu.

Karakter cosplay bisa berasal dari banyak hal seperti

  1. Video game
  2. Film dan Serial
  3. Anime dan Manga
  4. Komik Superhero
  5. Karakter fantasi
  6. Karakter Original (OC)

Secara umum, Cosplay terdiri dari tiga unsur utama.

1. Costume

Komponen pertama yang erat kaitannya dengan Cosplay adalah Costume itu sendiri. Costume dapat berupa Pakaian, wig, Aksesoris, Make Up, Properti dan sejenisnya.

Cosplay Seksi Nami Gaun Kuning MIni

2. Karakter

Aspek kedua yang harus adalah adalah karakter yang sedangkan diperankan. Sebagaimana yang disebutkan perna ini bisa dari mana saja selama itu karakter fiksi.

Memilih karakter cosplay sangat penting bagi cosplayer. Pemilihan karakter sebisa mungkin dilakukan sesuai dengan atau paling tidak mendekati bentuk tubuh cosplayer.

Cosplay Seksi Nico Robin dan Jena Damayya Pamer Paha Mulus
Jena Damaya Cosplay Nico Robin One Piece

3. Performance

Bisa berupa pose, ekspresi, dialog, video pendek, pemotretan, sampai pertunjukan.

Misalnya seseorang memakai pakaian seperti karakter anime untuk foto. Itu bisa disebut cosplay apabila memang dimaksudkan untuk merepresentasikan karakter tersebut.

Sedangkan seseorang memakai pakaian bertema anime tanpa memerankan karakter tertentu lebih tepat disebut anime-themed fashion atau pakaian bertema.

Cosplay berasal dari budaya Amerika Serikat yang sering mengadakan konvensi fiksi ilmiah pada tahun 1960-an dimana orang‐orang mengenakan kostum. Sejak dulu Amerika Serikat mengenal berbagai bentuk pesta topeng seperti perayaan halloween dan paskah. Tradisi penyelenggaraan konvensi fiksi ilmiah sampai ke Jepang pada dekade 1970-an dalam bentuk acara peragaan kostum (costume show). Di Jepang, peragaan “cosplay” pertama kali dilangsungkan tahun 1978 di Ashinoko. konvensi fiksi ilmiah sangat diminati di Jepang yang kemudian disebut cosplay. Lalu berkembang ke negara lain termasuk Indonesia.